Kucurkan Rp 11 Miliar untuk Kesejahteraan Masyarakat, Ini Program Prorakyat Bupati Bintan

745
Pesona Indonesia
Bupati Bintan, Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, Ketua PKK Bintan, Debby Maryanti, dan Ketua GOW Bintan, Herdawati sedang bersilahturahmi dengan masyarakat Desa Busung saat acara Halal Bihalal di Mesjid Nurhidayah, Kecamatan SKL, Sabtu ( 16/7 ) malam. foto:harry/batampos
Bupati Bintan, Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, Ketua PKK Bintan, Debby Maryanti, dan Ketua GOW Bintan, Herdawati sedang bersilahturahmi dengan masyarakat Desa Busung saat acara Halal Bihalal di Mesjid Nurhidayah, Kecamatan SKL, Sabtu ( 16/7 ) malam. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi dan wakilnya, Dalmasri Syam akan menerapkan program prorakyat pada Kabinet Bintan Gemilang jilid pertamanya 2016 ini. Program yang disususun secara khusus oleh kedua politisi handal ini untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat yang dicanangkan Oktober mendatang.

Program pro rakyat ala Apri Sujadi-Dalmasri Syam (Asri) jilid pertama diantaranya memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikian gratis melalui fasilitas Kartu Bintan Sejahtera (KBS), pembuatan akte kelahiran gratis, menambahkan alokasi dana insentif Ketua RT/RW dan LPM serta dana insentif bagi imam dan fardu kifayah. Bahkan direncanakan dalam program kerakyatan ini ada pengaalokasian dana dalam mendukung pembangunan perumahan masyarakat.

“Kita sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 11 miliar di APBDP 2016 untuk merealisasikan program prorakyat ini. Kita harapkan dengan program ini masyarakat akan terbantu,” ujar Apri dihadapan masyarakat Desa Busung saat menghadiri acara Halal Bihalal di Mesjid Nurhidayah, Kecamatan Sri Kuala Lobam (SKL), Sabtu ( 16/7 ) malam.

Secara rinci, kata dia, dana sebesar Rp 11 miliar dari APBDP 2016 ini dialokasikan untuk menunjang fasilitas KBS dan pembuatan akte kelahiran gratis sebesar Rp 6 miliar. Kemudian untuk mensejahterakan RT/RW dan LPM serta imam dan fardu kifayah sebesar Rp 3 miliar. Lalu untuk mendukung pembangunan perumahan masyarakat di Desa Busung, Kecamatan SKL dengan melakukan penimbunan lahan sebesar Rp 2 miliar.

Selain mengalokasikan dana melalui APBDP untuk menerapkan program pro rakyat, sambungnya, ia juga akan melakukan pemangkasan alur birokrasi. Maksudnya, masyarakat tidak perlu bersusah payah lagi dalam pengurusan dokumen atau berkas perihal perizinan dan sebagainya. Karena untuk pengurusan apapun nantinya akan dilaksanakan melalui satu pintu sehingga akan mempersingkat waktu dan mempermudah masyarakat.

“Kami sudah sepakat dengan DPRD Bintan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jadi dari penganggaran dana dan alur birokrasi akan ada perubahan besar-besaran, semua ini kita lakukan hanya untuk pro kepada rakyat,” akunya.

Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dalam kepemimpinannya tetap akan memprioritaskan program-program yang dianggap baik dimasa pemerintahan terdahulu (Ansar-Khazalik). Baik di sektor pembangunan, kesehatan, pendidikan, perikanan dan kelautan serta perekonomian masyarakat.

“Program yang dianggap baik di emerintahan terdahulu akan tetap kita teruskan. Hal ini kita lakukan agar pelayanan ke masyarakat semakin lebih baik lagi,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar