Lima Bulan Mengurus Perubahan KTP, Warga Belum Terima KTP Baru

1043
Pesona Indonesia

e-ktpbatampos.co.id – Sedikitnya 500 warga kelurahan pemekaran Sungai Lumpur belum memiliki KTP perubahan kelurahan pemekaran tersebut. Bahkan Yuli, salah satu warga RT 02 RW 04, hingga lima bulan belum juga mendapatkan KTP perubahan begitu juga dengan warga lainnya.

“Dokumen kependudukan sudah dipungut oleh pak RT kami, tapi hingga saat ini belum kami terima KTP yang baru,” kata Yuli, Minggu (17/7) pagi.

Menut Lurah Sungai Lumpur, Gunawan, hanya empat RT yang telah menyerahkan berkas kependudukan warga mereka secara kolektif. Sehingga 20 RT lainnya belum menyerahkan data warga mereka ke Kantor Lurah Sungai Lumpur.

Gunawan menambahkan, jumlah data warga yang masuk tersebut adalah berasal dari RT yang mengurus KTP perubahan warga secara kolektif dan bukan data perbahan KTP warga yang mengurus secara pribadi.

Secara detil Gunawan menjelaskan, warga yang berusia wajib KTP di kelurahan yang baru berusia dua tahun itu, berjumlah 1.014 orang, sedangkan yang telah mengurus KTP sebanyak 503 orang. Dari jumlah tersebut diketahui sebanyak 511 warga belum mengantongi KTP perubahan.

“Kami telah menghimbau kepada seluruh RT untuk segera menyerahkan data warga mereka kepada kami agar segera diurus ke Kantor Disdukcapil,” kata Gunawan.

Sementara itu, setelah dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga Ayuzar mengatakan, berkas permohonan perubahan KTP di kelurahan pemekaran telah masuk ke meja kerja mereka, staf yang bertugas langsung mencetak KTP perubahan tersebut. Namun dia memastikan hingga saat baru menerima empat berkas permohonan KTP dari Kelurahan pemekaran Sungai Lumpur.

“Semua berkas yang telah masuk sudah kami cetak bahkan sudah diterima warga,” ujar Ayuzar.

Informasi yang diterima Batam Pos (group batampos.co.id), kendala terjadinya keterlambatan pembuatan KTP perubahan di Kelurahan Sungai Lumpur akibat dari kekurangan persyaratan administrasi kependudukan yang mesti dipenuhi oleh penduduk khusus kelurahan pemekaran tersebut. Semestinya sesuai dengan aturan yang berlaku, bagi warga yang hendak merubah KTP harus menyerahkan KTP dan KK asli mereka untuk dilakukan perubahan namun yang terjadi di Kelurahan Sungai Lumpur tidak demikian.

Sejumlah RT hanya mengumpulkan fotokopi KTP dari warga yang semestinya Ketua RT meminta KTP asli dari warganya. Namun ada juga kasus di RT 04 RW 04 warga yang telah menyerahkan KTP asli namun belum juga mendapat KTP perubahan tersebut. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar