Pegawai Kemenag akan Dites Urine

488
Pesona Indonesia
Marwin Jamal. foto:jailani/batampos
Marwin Jamal. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Bulan Agustus mendatang seluruh pegawai maupun tenaga honorer di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau bakal menjalani tes urin. Ini merupakan program hasil kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri yang sudah diteken beberapa waktu lalu.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, pelaksanaan tes urine dapat memberikan banyak manfaat kepada pegawainya. Karena itu, Marwin menegaskan, seluruh elemen pegawai tidak boleh tidak untuk mangkir dari tes urine.

“Semuanya dari pegawai kelas bawah sampai yang paling tinggi harus dites urine-nya,” tegasnya, kemarin.

Ke depannya, Marwin juga bakal menggalakkan pelaksanaan tes urine ini hingga ke tingkat kabupaten/kota. Melalui surat edaran yang sedang disusun, Marwin mengatakan, pemeriksaan tes urine ini bersifat wajib bagi seluruh pegawai.

“Surat edaran itu nanti akan kami sebar ke Kemenag Kabupaten/Kota di Kepulauan Riau. Kami harapkan mereka juga proaktif dalam melakukan hal yang sama,” katanya.

Guna lebih mendukung kegiatan tersebut, dalam waktu dekat ini Kanwil Kemenag Kepri juga akan menyiapkan rencana program dan kegiatan untuk lebih aktif mensosialisasikan gerakan anti narkoba.

“Dalam kegiatan tersebut kami akan mendesain agar setiap satuan kerja memiliki kader penyuluh anti narkoba,” ujar Marwin.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Kepri, AKBP Ahmad Yani mengatakan kegiatan tes urine memang sedang banyak dilakukan oleh berbagai institusi pemerintah dengan tujuan untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pegawai pemerintah.

Tes urin bagi pegawai dan karyawan Kanwil Kemenag Kepri, kata Ahmad Yani, baru akan digelar Agustus 2016 mendatang karena BNN memerlukan sejumlah langkah persiapan. Tes urin diperkirakan akan diikuti oleh seluruh pegawai Kanwil Kemenag Kepri dan akan memerlukan waktu sekitar satu jam.

Selain melaksanakan tes urin, BNN Kepri juga mengusulkan agar Kanwil Kemenag Kepri segera menyiapkan kader penyuluh anti narkoba di setiap madrasah.

“BNN sudah memulai kerjasama dengan Dinas Pendidikan di seluruh Provinsi Kepulauan Riau untuk meyiapkan kader penyuluh anti narkoba di sekolah. Sebaiknya di madrasah melakukan hal yang sama. Tugas utama kader penyuluh adalah memberikan penyuluhan tentang anti narkoba di lingkungan sekolah atau madrasah masing-masing,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar