Ssttt…. Ada Banyak Dokter Gunakan Vaksin Palsu

682
Pesona Indonesia
Contoh vaksin palsu yang disita Bareskrim Polri. Foto: dokumen JPNN.Com
Contoh vaksin palsu yang disita Bareskrim Polri.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Kuasa hukum Dokter Indra Sugiarno, Fahmi M Rajab meminta Bareskrim Polri tidak hanya membidik kliennya yang kini menjadi tersangka kasus vaksin palsu. Alasannya, ada dokter lain di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Harapan Bunda, Kramatjati, Jakarta Timur tempat Dokter Indra berpraktik yang juga mendapat vaksin palsu dan mengunakannya ke pasian.

“Pengakuan Dokter Indra begitu. Jadi bukan Dokter Indra aja. Sales ke semua dokter spesialis anak di Harapan Bunda juga ditawari menggunakan (vaksin palsu, red),” ungkap Fahmi di Bareskrim Polri, Senin (18/7).

Masalahnya, kata Rajab, dokter yang jadi bidikan Bareskrim hanya Indra. “Kenapa hanya dokter Indra? Nanti kita lihat perkembangannya. Kami akan koordinasi dengan penyidik terkait barang itu (vaksin palsu) ke mana saja. Kan tidak mungkin hanya ke satu orang,” timpal dia.

Fahmi mengklaim kliennya mengetahui dokter-dokter lain di RSIA Harapan Bunda yang membeli vaksin palsu dan menyuntikkannya ke pasien. Sebab, sales vaksin palsu tidak hanya menemui Indra.

“Ya hampir semua (dokter), karena sales kan ketemu dokter-dokter. Ada juga yang menggunakan. Cuma masalahnya kenapa Dokter Indra,” ucap dia.

Apakah Indra bakal buka-bukaan ke penyidik? Rajab enggan berandai-andai.

“Kita lihat nanti perkembangannya. Kita juga akan koordinasi juga dengan pihak terkait. Barang-barang itu ke mana aja, enggak mungkin ke satu orang,” tandas dia.(elf/JPG)

Respon Anda?

komentar