Kemenko Maritim Minta Pemkab Anambas Percepat Pembebasan Lahan Bandara

742
Pesona Indonesia
ROMBONGAN Menko Kemaritiman dan Sumber Daya  saat meninjau pembangunan Bandara Letung, Sabtu (16/7). foto:syahid/batampos
ROMBONGAN Menko Kemaritiman dan Sumber Daya saat meninjau pembangunan Bandara Letung, Sabtu (16/7). foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman dan Sumber Daya melakukan Kunjungan kerja di Kabupaten Anambas Jumat (15/7). Rombongan ini terdiri dari Asisten Deputi Kementerian Kemaritiman, Rahman Hidayat, beserta Kepala Bagian Program Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Dr. Eng. Lukijanto dan tenaga ahli Menko Kemaritiman, Dr. Achmad Sjarmidi.

Mereka melakukan kunjungan ke beberapa lokasi mulai dari pusat perkantoran yang berada di jalan Pasir Peti Desa Tarempa Timur dan pabrik es yang berada di Antang Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan.

Rombongan Kementerian juga mengunjungi pembangunan Pelabuhan Berhala di Kelurahan Letung, wisata Pulau Bawah dan tidak ketinggalan mengunjungi pembangunan Bandara Letung dan infrastruktur lainnya di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur.
Ketua Rombongan dari tim Kementerian Kemaritiman dan Sumber Daya, Rahman Hidayat mengatakan, khusus untuk progres pembangunan Bandara Letung harus dipercepat. Hal itu dilakukan untuk memenuhi syarat agar dapat dioperasikan.

”Tentu harus melalui mekanisme yang sesuai diatur dengan perundang-undang yang berlaku. Syarat minimum suatu bandara dapat dioperasikan harus memenuhi persayaratan seperti pembangunan sisi darat, pembangunan disisi udara juga dan akses jalan, termasuk perlengkapan lainnya,” ujar Rahman Hidayat.

Untuk ketersediaan listrik di Bandara Letung, saat ini masih belum mencukupi. Belum ada fasilitas seperti pos polisi udara, mobil pemadam kebakaran, Air Navigasi Indonesia dan sebagian lahan belum dapat dibebaskan.

”Ketersedian lahan untuk runway pesawat menjadi syarat penting bagi Bandara Letung. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus segera melakukan pembebasan lahan yang masih tertunda,” terang Rahman.

Kepala Bagian Program Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Maritim, Dr. Eng. Lukijanto mengatakan, kunker tersebut mengisyaratkan ke depan pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan sarana dan prasarana pendukung dalam peningkatan kawasan di daerah Anambas. Target dari itu semua yakni untuk tujuan wisata nasional.

”Banyak hal yang dapat dibangun di daerah Anambas khusunya di bidang pariwisata dan perikanan yakni sesuai dengan program pemerintah pusat. pemerintah daerah harus pro aktif menyikapi terkait pembangunan kedepannya,” terang Lukijanto.

Sementara itu Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra mengatakan, banyak hal yang menjadi catatan penting bagi tim tersebut untuk membuat suatu laporan hasil dari kunjungan yang dilaksanakan. “Kami akan memanfaatkan momentum besar ini,” kata Wakil Bupati saat mendampingi rombongan.

Salah satu yang menjadi perhatian serius dari kunker tersebut yakni progres pembangunan Bandara Letung. Dari hasil diskusi, dapat disimpulkan yakni Bandara Letung harus dioperasikan pada tahun 2016 ini. Untuk peresmian operasinya akan dilakukan langsung oleh Presiden nantinya.

“Rencananya saat peresmian operasi Bandara Letung akan dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia yakni pak Jokowi,” ungkapnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar