Kepala Dihantam Batu, Dodi Hermanto Langsung Tewas

1093
Suasana rekonstruksi pembunuhan Dodi Hermanto di Sekupang, Selasa (19/7/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Suasana rekonstruksi pembunuhan Dodi Hermanto di Sekupang, Selasa (19/7/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Jajaran Polsek Sekupang menggelar rekonstruksi pen geroyokan yang menyebabkan Dodi Hermanto (28) tewas di Ruli dekat kantor Dinas PU Batam, Selasa (19/7/2016). Dedi dihabisi pada Senin (6/6/2016) lalu.

Baca Juga: Tiga Pembunuh Dodi Hermanto Diringkus Polisi, Satu Pelaku Didor

Dalam rekonstruksi ini adegan diperankan secara langsung oleh ketiga orang tersangka yang masih saudara kandung yakni Dedi Lavelina (43), Sadam Husein (26) dan Yaser (23).

BACA: Tak Terima Pacarnya Ditegur, Pelaku Keroyok Dodi Hingga Tewas

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Buhedi Sinaga menerangkan dalam kasus pengeroyokan hingga menyebabkan tewas ini total ada 14 adegan yang diperankan oleh ketiga tersangka.

“Adegan yang menyebabkan meninggal dunia terdapat di adegan ke sembilan dan sepuluh,” ungkapnya, Selasa (19/7/2016).

Dalam berita sebelumnya, pengeroyokan tiga orang tersangka bermula dari percekcokan antara salah seorang pelaku dengan korban yang menegur pacar dari Sadam Husein.

Karena tidak terima, pacar Sadam kemudian melaporkannya kepada Sadam hingga terjadinya percekcokan yang berujungnya perkelahian antara Sadam dan Korban.

Melihat Sadam yang berkelahi dengan korban, kedua saudaranya yang melihat pun langsung ikut membantu hingga di akhiri dengan pemukulan dengan menggunakan batu ke kepala korban. Dedi pun meregang nyawa (adegan 9-10).

Atas perbuatannya, ketiga orang tersangka dijerat dengan pasal 170 ayat (3) KUHP tentang pengeroyokan yang berujung pada kematian dan diancam dengan hukuman penjara selama 15 tahun.

Sementara itu, istri Dedi, Nursia, tampak berlinang air mata menyaksikan adegan-demi adengan yang menyebabkan suaminya tewas.

Puncaknya, saat menyaksikan adegan ke-9 dan ke-10 berupa hantaman batu ke kepala Dedi yang menyebabkan Dedi tewas, Nursiah langsung bercucuran air mata.

Ia berharap polisi bisa menghukum ketiga pelaku seusia hukum yang berlaku. (eggi)

Respon Anda?

komentar