Mayat Tinggal Tulang Ditemukan di Pantai Subi

537
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Nelayan di Kecamatan Subi Natuna menemukan mayat di pantai yang tinggal tulang belulang. Mayat yang sudah tinggal tengkorak ini tepatnya ditemukan di Pantai Kampung Air Mindang, Desa Meliah, Kecamatan Subi, Natuna.

Mayat ditemukan oleh Yadi, 38, dan Ahyar, 38, nelayan setempat. Sekitar 100 meter dari bibir pantai. Mayat ditemukan saat air laut pasang surut, sekitar pukul 21.00 WIB. Temuan ini menggegerkan warga dan segera melaporkan ke Kapospol Subi, Briptu RF Tampubolon dan Bhabinsa desa setempat, Serda Saroji.

Kapolres Natuna, AKBP Charles P. Sinaga melalui Kapolsek Serasan, AKP Benhur Gultom mengatakan mayat dievakuasi ke dalam kantong jenazah. Tidak ditemukan identitas. Visum et repertum dilakukan di Puskesmas Subi saat itu.

“Posisi mayatnya di pantai, terlihat hanya saat pasang surut. Pospol Subi juga melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan apakah ada warga di Pulau Subi yang kehilangan anggota keluarganya, mayat ditemukan warga , Sabtu (16/7) kemarin,” ujar Gultom Senin (18/7).

Menurut Guktom, hingga saat ini masih belum menerima laporan adanya anggota masyarakat yang mengaku kehilangan.

Polisi tetap akan melakukan penyelidikan untuk menemukan data dan informasi baru terkait penemuan mayat ini.

“Diduga mayat tersebut sudah lama, sampai tengkorak ini sudah berlumut. Kita masih melakukan lidik terkait apakah korban kejahatan atau korban kecelakaan sewaktu melaut, berenang dan sebagainya,” sebut Gultom

Ia menegaskan jika dari visum luar tidak dapat mengidentifikasi identitas. Namun dipastikan tengkorak ini milik orang dewasa. Sesuai kesepakatan lintas masyarakat, tengkorak disepakati untuk dikubur.

Penemuan mayat di Subi merupakan kejadian yang serig ditemui warga setempat, termasuk warga Pulau Serasan. Kebanyakan tidak diketahui identitas korban.

“Di sana itu hampir setiap bulan ada mayat mengapung, di Serasan saja ada banyak makam tanpa identitas,” ujar Cherman warga Serasan.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar