Menteri PU Ultimatum Gubernur Terkait Keselamatan Jembatan I Dompak

1056
Pesona Indonesia
Pekerja menyelesaikan salah satu sisi jembatan Dompak, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos
Pekerja menyelesaikan salah satu sisi jembatan Dompak, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Basuki Hadimuljono memberikan ultimatum atau peringatan dini kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun terkait kelanjutan penyelesaian Jembatan I Dompak, Tanjungpinang. Keluarnya surat peringatan tersebut, lantaran tidak dilaksanakannya rekomendasi Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

“Penyebab keluarnya surat peringatan tersebut adalah, tidak dilaksanakannya rekomendasi dari KKJTJ, untuk penyelesaian Jembatan I Dompak,” ujar Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Irwansyah, Senin (18/7) di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut, adapun isi dari surat itu adalah untuk menjamin keamanan struktur dan pengguna Jembatan Dompak, segmen P7-P6 dan P7-P6B harus dibongkar. Disebutkannya juga, untuk perbaikan, selain menggunkan sistem shooring juga harus menggunakan perletakan/bearing.

“Karena ada keraguan dari Kemen PU terkait kualiatas Jembatan I Dompak. Apalagi ada ditemukan micro cracking, sehingga perlu adanya peninjauan kembali,” jelasnya.

Mantan wakil rakyat DPRD Kota Batam itu, juga menegaskan, terkait terbitnya surat peringatan ini, sudah disampaikan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Akan tetapi belum ada penjelasan resmi terkait persoalan ini. Ditegaskannya lagi, pihaknya akan melakukan peninjauan ke lapangan dalam waktu dekat ini.

“Kita akan segera turun ke lokasi. Jangan sampai Jembatan I Dompak, terjadi di seperti di Kalimatan. Selesai di bangun, tidak lama kemudian ambruk,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kepri, Heru Sukmoro mengatakan terkait adanya adendum kontrak kedua, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KKJTJ Kemen PUPERA. Setelah lebaran, akan disampaikan secara tertulis. Begitu juga terkait, adanya rekomendasi yang tidak diikuti, juga akan diberikan penjelasan secara detail.

“Kita akan selalu berpegang pada aturan yang ada. Sehingga pekerjaan ini selesai dengan baik, dan tidak terjadi persoalan hukum dikemudian hari. Kita juga sangat memperhatikan aspek keselamatan bagi pengguna Jembatan I Dompak,” ujar Heru.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar