Pembangunan di Atas Bukit Hilangkan Ciri Khas Anambas

831
Pesona Indonesia
Pembangunan pusat perkantoran Pemkab Anambas  di Pasir Peti, Desa Tarempa Timur. foto:syahid/batampos
Pembangunan pusat perkantoran Pemkab Anambas di Pasir Peti, Desa Tarempa Timur. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kementerian Maritim mengkritik pembangunan pusat perkantoran yang ada di Pasir Peti Desa Tarempa Timur. Pasalnya pusat perkantoran itu dibangun di sebuah bukit, sehingga dinilai dapat menghilangkan ciri khas Kabupaten Anambas yang merupakan kepulauan.

“Seharusnya pembangunan pusat perkantoran itu tidak di sana, pembangunan perkantoran untuk daerah kepulauan, tempatnya juga harus sesuai gestur, bukan asal,” ujar staf ahli Menko Kemaritiman dan Sumber Daya, Achmad Sjarmidi, ketika meninjau lokasi pusat perkantoran di Pasir Peti, Desa Tarempa Timur beberapa waktu lalu.

Dirinya juga mengeluhkan akses jalan menuju pusat perkantoran yang terkesan perencanaanya kurang matang. Pasalnya, kemiringan jalan itu terlalu curam untuk dilalui kendaraan apa saja. Sehingga kendaraan yang melintasi jalan itu sulit dikendalikan.

Ditambah lagi dengan kondisi jalannya yang tidak diratakan. Bebatuan yang ada di badan jalan juga tidak disingkirkan, sehingga sangat menyulitkan pengendara. Sementara, jalan itu tidak lama lagi bakalan menjadi jalan raya. “Ini terlalu dipaksakan, terlalu miring dan banyak batu besar,” kata Achamd Sjarmidi.

Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra enggan berkomentar banyak ketika ditanya mengenai perencanaan pembangunan pusat perkantoran itu. Ketika muncul komentar itu, Wan baru menyadari kalau itu sudah menghilangkan ciri khas daera. ”Kita pun baru sadar ketika ada komentar,” ujarnya kepada wartawan, Senin (18/7).

Sementara itu, mantan Bupati Anambas, Tengku Mukhtaruddin mengatakan, pembangunan pusat perkantoran di Pasir Peti merupakan tempat yang pas. Pasalnya sebelum memutuskan lokasi, dirinya juga sudah berkonsultasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT).

“Saat itu ada tiga tempat yang akan dijadikan pusat perkantoran yakni di Batu Tambun Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan, di Desa Rintis Kecamatan Siantan Selatan dan di Pasir Peti. Akhirnya BPPT memutuskan agar pusat perkantoran dibangun di Pasir Peti,” ujar Tengku Mukhtaruddin kala meresmikan pembangunan pusat perkantoran.

Alasannya mengapa BPPT menyarankan untuk membangun pusat perkantoran di pasir peti, karena tempatnya strategis. Selain itu dua tempat lainnya dikabarkan ada patahan lempeng bumi, sehingga Pasir Peti yang direkomendasikan untuk dibangun pusat perkantoran.

“Disini nanti bisa dibayangkan, kalau kita lihat dari kantor ini kita bisa melihat keindahan alam. Gugusan pulau-pulau akan tampak indah ketika kita lihat dari atas,” terangTengku. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar