Pemkab Lingga Rekrut Lulusan S1 Pertanian, Diutamakan Putra Asli Daerah

515
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun (kiri) didampingi Bupati Lingga, Alias Wello panen perdana padi di Kabupaten Lingga, Selasa (12/7). F. Istimewa
Gubernur Kepri Nurdin Basirun (kiri) didampingi Bupati Lingga, Alias Wello panen perdana padi di Kabupaten Lingga, Selasa (12/7). Untuk mendukung program investasi pertanian di Lingga, Pemkab Lingga merekrut sarjana pertanian sebagai tenaga ahli. F. Istimewa

batampos.co.id – Staf khusus Bidang Hukum dan Pemerintahan Kabupaten Lingga, Rudi Purwonegroho mengatakan, pemerintah Kabupaten Lingga akan membuka peluang kepada sarjana strata satu (S1) pertanian untuk ikut mendukukung investasi di Bunda Tanah Melayu. Perekrutan tenaga ahli bidang pertanian ini diutamakan kepada putra asli daerah.

Disampaikannya belum lama ini, guna mendukung investasi dibidang pertanian Lingga, Bupati dan Wabup Lingga, Alias Wello dan M Nizar, menggagas perekrutan tenaga ahli bidang pertanian. Dalam waktu dekat, perekrutan akan dilakukan. Kebutuhan akan tenaga dan ahli ini menurutnya sesuai dengan kualifikasi dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai untuk persiapan banyaknya peluang investasi yang akan menanamkan modal dan usaha di Lingga.

“Artinya ketika nanti investasi ini di mulai, kita sudah siap dengan tenaga ahlinya,” ungkap Rudi didampingi staf khusus bidang Investasi dan Ekonomi Saptono Mustaqim baru-baru ini.

Dalam hal ini, Rudi mengatakan Pemkab Lingga memprioritaskan SDM asli daerah. Yakni putra-putri Kabupaten Lingga. Namun, tidak menutup kemungkinan penerimaan juga terbuka untuk umum, jika SDM yang dibutuhkan sulit didapat di Lingga.

“Karena yang diharapkan anak daerah dengan potensi dan pendidikan S1 Pertanian,” jelas Rudi.

Bagi putra putri daerah dengan bidang pertanian tersebut, Rudi mengatakan agar segera melengkapi persyaratan dan pendaftaran. Syarat yang diminta cukup mudah, menyiapkan data diri serta melampirkan fotocopy Ijazah.

“Bagi yang berminat dan sesuai dengan bidang yang dibutuhkan pemerintah silahkan daftarkan diri ke nomor ini, Rudi Purwonugroho (0813 6406 3155), Zulyadin (0812 7727 9888), dan Bachtiar Badri (0821 7365 2241),” tutupnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar