Rupanya Batalyon Raider 515 Kostrad yang Berhasil Tembak Mati Terduga Teroris Santoso

6305
Pesona Indonesia
Terduga teroris yang tewas ditembak anggota Batalyon Raider 55 Kostrad dalam kontak senjata Senin sore (18/7/2016) disebut-sebut Santoso alias Abu wardah. Foto: istimewa.
Terduga teroris yang tewas ditembak anggota Batalyon Raider 55 Kostrad dalam kontak senjata Senin sore (18/7/2016) disebut-sebut Santoso alias Abu wardah. Foto: istimewa.

batampos.co.id – Santoso alias Abu Wardah, orang paling dicari di Indonesia, khususnya di Poso dikabarkan tewas dalam baku tembak di Poso, Senin sore (18/7/2016).

Pria yang disebut-sebut gembong Teroris Poso itu dikabarkan tewas setelah baku tembak dengan Batalyon Raider 515 Kostrad.

“Ada kontak senjata di koordinat UTM 2027-6511. Kontak tembak dari satuan tugas batalyon Raider 515 Kostrad. Yang jelas tim satgas penugasan pengejaran Santoso,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, kepada wartawan, dikutip dari Antara.

Seperti diberitakan sebelumnya, baku tembak terjadisekitar pukul 17.00-17.30 waktu setempat  di pegunungan Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Ada lima orang dari kelompok bersenjata yang terlibat baku tembak dengan tim Satgas Tinombala, dua orang di antaranya tewas sedangkan tiga orang lainnya melarikan diri.

Salah satunya yang tewas diduga kuat adalah Santoso. Hal ini disimpulkan dari ciri fisik berjenggot dan memiliki tahi lalat di pipi.

Rencananya, setelah evakuasi selesai, dua jenazah itu akan dibawa ke RS Bhayangkara di Poso untuk melakukan identifikasi.

Sebelumnya, Kepala Satgas Tinombala (gabungan TNI-Polri), Brigjen Pol Rudy Sufahriadi, membenarkan bahwa pihaknya berhasil melumpuhkan dua orang hinga tewas, dalam baku tembak di wilayah pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, sore tadi.

Dari kejadian itu, pihaknya berhasil menyita senjata api jenis M-16 yang dipakai salah satu anggota kelompok bersenjata.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, memastikan bahwa hari ini Mabes Polri menerjunkan tim Disaster Victim Identification (DVI) guna membantu mengidentifikasi jenazah. (ald/sta/ps)

Respon Anda?

komentar