Sah, Terduga Teroris yang Ditembak Mati di Poso adalah Santoso

854
Pesona Indonesia
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Rudy Sufahriadi. Sumber Foto: metrosulawesi.com
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Rudy Sufahriadi. Sumber Foto: metrosulawesi.com

batampos.co.id – Spekulasi soal pria yang tewas dalam baku tembak di Poso, Santoso atau bukan terjawab sudah. Dari hasil identifikasi, dipastikan satu dari dua pria yang paling tewas itu adalah pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Abu Wardah alias Santoso.

Baca Juga: Rupanya Batalyon Raider 515 Kostrad yang Berhasil Tembak Mati Terduga Teroris Santoso

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigadir Jenderal Rudy Sufahriadi membenarkan dan memastikan bahwa salah satu korban yang tewas dalam baku tembak di Pegunungan Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah, Senin sore (18/7/2016) adalah Abu Wardah alias Santoso.
“Iya, sudah diidentifikasi, pasti Santoso,” tegas Rudy, seperti dilansir CNNIndonesia.com¬† pada Selasa (19/7/2016).

Kapolda juga memastikan, nama korban tewas lainnya adalah Basri.

Menurut Rudy, Basri sosok berbahaya, sama seperti Santoso. Dia adalah narapidana kasus terorisme yang sudah di vonis 19 tahun penjara pada 2007.

Basri juga terkait serangkaian kasus pidana di Poso. Termasuk penembakan Susianti Tinulele pada Juli 2004 di Gereja Efata, Palu, serta mutilasi terhadap tiga siswi di Poso pada Oktober 2005.

Baca Juga: Dua Anggota MIT Tewas Ditembak, Satu Mayat Mirip Santoso

Dia kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Ampana, Sulawesi Tengah pada 2013 lalu dan belakangan diketahui bergabung dengan Santoso.

Rudy menyebut jumlah anggota Santoso kini tak lebih dari 19 orang. Itu pun sudah tercerai berai sejak Operasi Tinombala yang melibatkan  TNI-Polri gencar dilakukan.

Dari jumlah itu, yang masuk level pimpinan tinggal menyisakan Ali Kalora. (sumber: CNNIndonesia)

Respon Anda?

komentar