Sekolah Toan Hwa Terapkan Sistem Pendidikan Ramah Anak

723
Pesona Indonesia
Aktivitas hari pertama sekolah di Sekolah Toan Hwa jalan Engku Putri Tanjungpinang, Senin (18/7). F.Yusnadi/Batam Pos
Aktivitas hari pertama sekolah di Sekolah Toan Hwa jalan Engku Putri Tanjungpinang, Senin (18/7). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Meskipun baru dua tahun berdiri, Sekolah Toan Hwa yang beralamat di Jalan Engku Putri telah mampu menerapkan sekolah yang ramah terhadap anak.

Itu dibuktikan dengan sistem pendidikan yang tidak hanya mengedepankan pengajaran di dalam kelas saja, melainkan juga pendampingan praktik dan metode pengembangan bakat.

“Sistem mengajar di Sekolah Toan Hwa ini, sebanyak 60 persennya praktik sementara 40 persennya materi,” ujar Kepala Sekolah Toan Hwa, Dewi Susilowati, Senin (18/7).

Setiap minggunya, sekolah ini mengkhususkan hari Jumat sebagai hari yang diperuntukkan bagi pengembangan bakat murid, dengan tema yang bervariasi.

Untuk mingu pertama, sekolah mengkhususkan materi keagamaan di jam pertama dan kedua. Sementara untuk jam ketiga, murid akan dilatih untuk seni menggambar, mewarnai dan juga melukis.

Kemudian, untuk hari Jumat di minggu kedua, kegiatan pengembangan bakat yang diberikan yaitu seni musik dan juga suara. Selanjutnya, di minggu ketiga murid akan dilatih seni kerajinan kriya. Sementara di minggu keempat, murid dapat belajar dan memahami sains ekspresi melalui berbagai percobaan sains yang dibuat mengasyikan untuk diikuti.

“Ini dilakukan, supaya murid lebih mudah dalam menyerap ilmu yang ditransfer oleh gurunya,” ujarnya.

Sekolah juga telah menetapkan melakukan kegiatan out door bersama murid, yang dilaksanakan minimal dua kali dalam satu semester. Untuk tempat tujuan, kata Dewi, disesuaikan dengan tema yang telah ditentukan, seperti Kantor Pos, Bank, Pemadaman Kebakaran dan Perpustakaan Daerah. “Ini untuk pengembangan dari sisi nalar anak,” ujarnya.

Dewi mengatakan, orang tua murid memberikan respon baik atas sistem yang diterapkan sekolah berlantai empat ini.

Tidak hanya menjaga kelancaran komunikasi antara guru dan murid, sekolah juga menjalin komunikasi dengan para orang tua murid. Sehingga, orang tua dapat dengan mudah memantau aktifitas anak saat berada di sekolah.

Sekolah yang memiliki visi menjadi sekolah tiga bahasa, yaitu Inggris, Mandarin dan Indonesia yang berprestasi dan berkarakter budaya bangsa dengan tetap mengedepankan moral ini saat Ini memiliki 104 murid dari jenjang kelompok bermain, TK A, TK B dan SD, serta memiliki 17 tenaga pendidik yang berkualitas.

Koordinator Harian Yayasan Toan Hwa, Tintin menjelaskan awal mula berdirinya Sekolah Toan Hwa. “Sekolah ini dibangun oleh alumni Toan Hwa,” ujarnya.

Rupanya, dahulu Sekolah Toan Hwa pernah berdiri tepatnya di Jalan Teuku Umar, Kota Lama. Tapi. kemudian sekolah tersebut tutup.

Para alumni yang pernah bersekolah di sekolah tersebut, dan telah sukses sebagai pengusaha sepakat membangun kembali sekolah dengan nama yang sama. Dengan tujuan menularkan kejayaan kepada murid Sekolah Toan Hwa yang baru.

“Sekolah ini punya moto 4K, Ketulusan, Kejujuran, Ketekunan dan Kerajinan. Dengan moto ini, sekolah ini menjadi sekolah yang menjanjikan ke depannya,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar