Bantu Hijaukan Batam, ATB Batam Gelar Festival Hijau

712
Pesona Indonesia
Presiden Direktur ATB Benny Andrianto (kanan) saat melakukan penanaman pohon di daerah resapan air pada acara ATB Peduli Lingkungan beberapa waktu lalu.
Presiden Direktur ATB Benny Andrianto (kanan) saat melakukan penanaman pohon di daerah resapan air pada acara ATB Peduli Lingkungan beberapa waktu lalu.

batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) cukup konsen menjaga lingkungan di Pulau Batam. Bekerjasama dengan koran Batam Pos, tahun ini perusahaan air minum terbaik di Indonesia tersebut akan kembali melakukan penanaman 1.000 pohon dengan konsep yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penanaman pohon kali ini, ATB akan lebih melibatkan masyarakat.

Untuk memeriahkan acara yang bertajuk ATB Festival Hijau 2016, perusahaan air minum tercanggih di Indonesia tersebut melibatkan komunitas sepeda, masyarakat pecinta lintas alam, maupun masyarakat umum. Peserta ATB Festival Hijau 2016 nantinya akan menjelajah eksotisme Hutan Duriangkang. Untuk pengguna sepeda, panitia sudah menyiapkan jalur yang cukup menantang  sepajang 10 kilometer, sementara untuk peserta Festival Hijau 2016 yang berjalan kaki panitia sudah menyiapkan jalur sepanjang tiga kilometer.

“Start akan dimulai dari panggung hiburan Mega Legenda. Kegiatan penanaman pohon tahun ini memang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan konsepnya lebih menghibur, apalagi kami juga menyediakan doorprize bagi peserta yang beruntung,” ungkap Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno.

Ia melanjutkan, ATB sengaja melibatkan beragam komunitas agar masyarakat lebih peduli menjaga lingkungan, khususnya menjaga kelangsungan daerah resapan air di Kota Batam. Apalagi sumber air baku di Batam sangat terbatas. Pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura ini hanya mengandalkan air hujan sebagai satu-satunya sumber air baku yang nantinya diolah menjadi air bersih.

“Itu makanya setiap tahun ATB melakukan penanaman pohon. Biasanya kami melakukan penanaman pohon pada bulan Juni untuk memeriahkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni, namun karena terbentur Ramadhan dan Idul Fitri, kegiatan tersebut kami undur  menjadi 31 Juli 2016. Bagi masyarakat yang berminat bergabung untuk acara tersebut dapat mendaftar di beberapa titik pendaftaran, salah satunya di Rumah Sepeda Sukajadi di Ruko Dermaga Kuliner Sukajadi,” ujarnya.

Enriqo menambahkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial ATB di Bidang Lingkungan. CSR penanaman pohon rutin dilakukan ATB untuk ikut serta membantu pemerintah menjaga daerah resapan air. Bila keasrian hutan terjaga, ketahanan air baku di Batam diharapkan bisa lebih lama.

“Seperti tahun ini, kami menyediakan 1.000 pohon sekaligus lubang di daerah resapan air Dam Duriangkang. Tahun ini ATB memang melakukan penanaman pohon di daerah resapan  air Dam Duriangkang. Sebelumnya kami pernah juga melakukan penanaman pohon di wilayah tersebut. ATB cukup intens melakukan penanaman pohon. Hal tersebut dikarenakan Dam Duriangkang merupakan dam terbesar di Batam dan menjadi andalan sumber air baku ATB. Dam tersebut menyuplai 70 persen dari total kebutuhan air di Pulau Batam,” tuturnya.

Ia menegaskan, bila sampai air baku di Dam Duriangkang terganggu, suplai air akan terdampak. Hal tersebut seperti yang pernah dialami pelanggan ATB di wilayah suplai Sei Harapan akhir tahun lalu. Saat air baku terganggu akibat muism kering panjang karena El Nino, suplai air kepada pelanggan juga ikut terganggu.

“Jangan sampai Dam Duriangkang mengalami hal tersebut. Oleh karena itu ayo kita bersama-sama menjaga lingkungan di wilayah resapan air Dam Duriangkang, salah satunya dengan melakukan penananaman pohon,” pungkasnya. (*)

Respon Anda?

komentar