Inilah Kesaksian Pelayan Kafe soal Jessica

1358
Pesona Indonesia
Terdakwa pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menjalani persidangan. Foto: jawapos.com
Terdakwa pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso menjalani persidangan. Foto: jawapos.com

batampos.co.id – Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan saksi bernama Aprilia Cindy Cornelia pada persidangan atas Jesica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (20/7). Aprilia merupakan pegawai Kafe Olivier Mall Grand Indonesia.

Aprilia dalam kesaksiannya menuturkan, Jessica tiba di Kafe Olivier pada 6 Januari 2016 dan memesan meja nomor 54. Saat itu Jessica ingin mencari tempat duduk di area tanpa rokok atau non-smoking area.

Pilihannya hanya ada pada meja nomor 54. Sebab, meja  nomor 53 dan 55 sudah dipesan.

“Saya yang bawa ke arah sana. Karena pesan berempat diarahkan ke sana (meja nomor 54, red). Dia (Jessica, red) memilih sofa. Jadi cuma meja nomor 54 yang kosong,” kata Aprilia di hadapan majelis hakim PN Jakpus.

Seingat Aprilia, kala itu Jessica datang pukul 15.30. Jessica hanya memesan meja nomor 54 dan lantas keluar lagi. Sebelum keluar ia berpesan akan kembali lagi  pukul 16.00.

Aprilia menjelaskan, Jessica baru tiba lagi pukul 16.14 WIB dan langsung diarahkan ke meja yang telah terlebih dahulu dipesannya itu. “Table 53 dan 55 ada orangnya,” tambah dia.

Apakah Jessica sengaja memilih meja nomor 54?  Aprilia mengatakan, terdakwa pembunuhan atas Wayan Mirna Salihin itu memilih meja nomor 54 karena satu-satunya yang kosong. “Iya betul (tak bisa milih),” jawab Aprilia menanggapi pertanyaan hakim. (Mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar