Kemen-PUPR Bedah 300 Rumah di Tanjungpinang

479
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Surjadi. foto:yusnadi/batampos
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Surjadi. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Meskipun tahun 2016 ini Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang tidak mengganggarkan bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) karena defisit, tapi sebanyak 300 KK tetap akan dapat melakukan rehab rumah dengan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah guna menyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.

“300 KK penerima bantuan tersebar di sepuluh kelurahan di empat kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang,” ujar Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang, Surjadi, Selasa (19/7).

Tidak seperti bantuan RTLH yang diberikan oleh Pemko Tanjungpinang, besaran bantuan yang diberikan oleh kementerian bervariasi, tidak sama antara satu keluarga dengan keluarga lainnya. “Kalau RTLH 2015 lalu, bantuannya rata yaitu Rp 20 juta. Tapi kalau dari kementerian ini disesuaikan dengan kerusakan rumah, yaitu antara Rp 7,5 – Rp 20 juta,” ujarnya.

Perbedaan lainnya, kementerian tidak memberikan biaya tukang. Sebab, bantuan yang diberikan bersifat swadaya. Bantuan biaya tukang hanya diberikan bagi pemilik rumah yang berusia diatas 58 tahun. Bantuan biaya tukang sebesar 15 persen dari bantuan rehab yang diterima.

Dikatakan Surjadi rumah keluarga yang paling banyak menerima bantuan adalah yang berada di pesisir. Meski begitu, tidak semua rumah dapat dibedah oleh Kemen-PUPR, melainkan hanya rumah yang bersertifikat hak milik.

Terkait adanya perbedaan bantuan, Surjadi mengatakan pihaknya telah menggelar koordinasi dengan pihak bersangkutan, seperti lurah, penerima bantuan, pendamping, Satuan Kerja Non Vertical Tertentu (SNVT). Ini dilakukan supaya tidak terjadi kesalahpahaman saat proses bedah rumah berjalan.

Ditanya kapan mulai pelaksaaan bedah rumah, Surjadi mengatakan pekerjaan harus sudah dimulai Agustus 2016 mendatang. Sementara bantuan, akan langsung ditransfer melalui rekening masing-masing penerima bantuan. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar