Luar Biasa, Wonderful Indonesia Raih Dua Award di Sydney

622
Pesona Indonesia
I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar. Foto: istimewa
I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar. Foto: istimewa

batampos.co.id -Luar biasa, keren, fantastis, dan banyak lagi kata pujian yang layak diberikan untuk Kementerian Pariwisata yang sukses mem-branding pariwisata tanah air: Wonderful Indonesia.

Buktinya, Wonderful Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan memboyong dua penghargaan dari Travel Tourism Exhibition di Sydney, Australia.

Dua penghargaan di Sydney itu terdiri dari kategori Best Innovative Stand dan 10 sqm & Over.

Prestasi ini semakin lengkap setelah sebelumnya Wonderful Indonesia juga menyambar penghargaan The Most Beautiful Diving Destination di Taiwan.

“Wonderful Indonesia mendapatkan dua penghargaan dari Travel Tourism Exhibition di Sydney. Kita sukses mengalahkan Malaysia dan Thailand,” ujar I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Rabu (20/7/2016).

Di Sydney, dua pesaing utama Indonesia, Malaysia, dan Thailand dipaksa pulang dengan tangan kosong. Tak ada award yang bisa dibawa pulang ke negaranya.

Booth Thailand dan Malaysia selalu sepi. Sangat kontras bila dibandingkan dengan kepak sayap Wonderful Indonesia yang ikut memboyong penari dari Bandung World Ethnic dan Jember Fashion Carnaval.

“Even ini sangat strategis bagi Indonesia, karena pasar Australia adalah pasar utama penyumbang jumlah wisman terbesar. Award ini bisa menjadikan tumpangan untuk mempopulerkan destinasi wisata Indonesia,” tambah I Gde Pitana.

Bagi Pitana, kompetisi dan awarding itu punya makna penting baik internal maupun eksternal. Ke dalam, akan meningkatkan kualitas dan kemampuan SDM dalam hospitality. Sementara ke luar, akan mendongkrak kredibilitas Indonesia di dunia internasional. Apalagi award itu diperoleh dengan cara-cara yang fair, betul-betul karena kualitas.

“Kebanggaan dan prestasi itu bisa menularkan virus kompetisi internal kita, destinasi, pelaku bisnis, seniman, pemerhati, dan semua pihak yang concern di pariwisata. Semakin ketat kompetisi, semakin banyak karya yang bisa dipromosikan ke mancanegara,” jelasnya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asnawi Bahar, memperkuat asumsi Pitana. Dengan brand equity yang kuat, Wonderful Indonesia diyakini akan mudah mendapatkan banyak manfaat.

“Indonesia akan makin masuk consideration set para turis yang mau milih destinasi. Terutama bagi wisman yang belum punya awareness tinggi terhadap Indonesia,” ujar Asnawi.

Hal lain yang bisa didapatkan, lanjut Asnawi, country branding pariwisata Indonesia akan menjadi makin tajam sesuai dengan kategori awards yang diperoleh.

“Dampaknya bukan hanya pada jumlah turis dan kunjungan yang akan datang, tapi juga spending-nya ketika berada di Indonesia,” tambah Asnawi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut prestase demi prestasi seperti ini akan semakin memperkuat branding Wonderful Indonesia di mancanegara.

Semakin besar brand value pariwisata Indonesia itu, bukan hanya memiliki probabilitas kunjungan lebih banyak? Tetapi juga nilai atau harga satuan di destinasi itu semakin tinggi.

“Karena itu reputasi itu penting, dan kemenangan-kemenangan seperti ini menjadi berarti,” jelas Arief Yahya yang dipercaya Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Menpar itu. (inf)

Respon Anda?

komentar