Polemik Ahok Vs Menko Rizal Kian Panas

779
Pesona Indonesia
Gubernur DKI Jakarta, Tjahaya Purnama alias Ahok. Foto: istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Tjahaya Purnama alias Ahok. Foto: istimewa

batampos.co.id – Polemik antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli terkait reklamasi Teluk Jakarta terus memanas. Yang terkini Ahok -sapaan Basuki- menyebut Rizal mengeluarkan ucapan yang tak pantas.

Pernyataan Ahok itu sebagai reaksi atas ucapan Rizal yang menyebut mantan bupati Belitung Timur itu mirip pegawai perusahaan pengembang. Ahok pun tak terima dengan tudingan itu.

“Kalau dia (Rizal Ramli,red) ngomong kayak gitu menurut saya enggak pantas, ngomong kalimat ini gubernur atau karyawan Podomoro,” ujar Ahok di Jakarta,  Rabu (20/7).

Ahok merasa selama ini telah berjuang demi meningkatkan pembangunan di DKI Jakarta. Termasuk berjuang habis-habisan agar perusahaan pengembang reklamasi di Teluk Jakarta menambah kontribusi 15 persen dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di lahan hasil pengurukan laut.

Kalau Ahok memang pegawai Podomoro, maka ia akan menetapkan kontribusi lebih rendah.  “Kalau gua karyawan Podomoro, udah kenain lima persen bos (pajak bagi perusahaan pengembang Teluk Jakarta, red),” ujarnya.

Ahok pun menilai pernyataan Rizal itu tak jauh beda dengan tudingan seorang politikus di DPRD DKI yang sebelumnya menyebut mantan bupati Belitung Timur itu sebagai gubernur Podomoro. Dan ternyata justru oknum tersebut yang terseret kasus suap pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang reklamasi Teluk Jakarta.

“Jadi itu tuduhan sama lah kayak oknum DPRD, dulu tuduh saya gubernur Podomoro. Enggak tahunya yang nego-nego sama mereka siapa, terima duit  siapa, DPRD juga,” ujar Ahok.

Rizal sebelumnya mengaku heran dengan sikap Ahok yang sampai mengirim surat ke Presiden Joko Widodo guna mempertanyakan keputusan penghentian reklamasi Pulau G. Menurut Rizal, mestinya Ahok bersyukur karena pemerintah pusat mengambil alih reklamasi Teluk Jakarta.

“Saya juga bingung kenapa dia ngotot. Dia gubernur DKI atau karyawan pengembang?” ujar Rizal.(gir/jpnn)

Respon Anda?

komentar