Polisi Minta Suwarni Kenali Mayat Santoso

669
Pesona Indonesia
Terduga teroris yang tewas ditembak anggota Batalyon Raider 55 Kostrad dalam kontak senjata Senin sore (18/7/2016) disebut-sebut Santoso alias Abu wardah. Foto: istimewa.
Terduga teroris yang tewas ditembak anggota Batalyon Raider 55 Kostrad dalam kontak senjata Senin sore (18/7/2016) disebut-sebut Santoso alias Abu wardah. Foto: istimewa.

batampos.co.id – Polri telah memboyong istri pertama Santoso, Suwarni dan putrinya ke RS Bhayangkara di Palu, Sulawesi Tengah untuk proses identifikasi mayat pentolan Mujahidi Indonesia Timur (MIT) itu. Proses identifikasi tidak hanya dari ciri-ciri fisik, tapi juga perbandingan DNA.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, Suwarni diminta mengenali mayat Santoso berdasarkan ciri-ciri fisiknya. Sedangkan putrinya diperlukan untuk mengambil sampel DNA.

“Tadi malam sample DNA sudah diambil dari putrinya. Sudah dipegang oleh tim kita,” kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/7).

Menurut Boy, proses identifikasi jenazah Santoso masih dalam uji labotorium oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Boy menambahkan, untuk identifikasi anatomi berdasarkan ciri-ciri fisik memang sudah tuntas.

Proses identifikasi tinggal uji DNA saja. “Jadi DNA membutuhkan waktu minimal tiga hari untuk hasil,” tandas Boy.(Mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar