Alquran Diduga Palsu Beredar di Bintan Utara

1131
Pesona Indonesia
Alquran
Alquran

batampos.co.id – Kitab suci agama Islam Alquran yang diduga palsu karena berisikan beberapa surat yang salah cetak beredar di Wilayah Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara. Alquran Al Mumayyaz itu memiliki kelainan ayat dalam Surat Al Iman, Surat Al Wasgaya, Surat Al Tasajud dan Surat Al Muslin.

“Ada laporan dari majelis taklim Tanjunguban bahwa ditemukan Alquran palsu yang berisikan ayat yang salah. Laporan tersebut akan kita tindaklanjuti,” ujar Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir saat dikonfirmasi, Rabu (20/7).

Adanya laporan dugaan Alquran palsu ini berawal dari salah satu akun Facebook (Fb) anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang meposting di akun FB Group Laskar FPI terkait keberadaan Alquran palsu di Tanjunguban. Dari informasi yang berkembang di media sosial (medsos) tersebut akhirnya dibahas oleh majelis taklim Kecamatan Bintan Utara.

“Kita sudah koordinasi dengan Kemenag Bintan untuk membahas permasalahan ini. Sebab Jika masalah ini tidak diselesaikan akan berdampak fatal,” katanya.

Sementara, Kepala Kemenag Bintan, Erizal Abdullah mengatakan bahwa beredarnya Alquran Al Mumayyaz berdasarkan Surat Rekomendasi (SR) Nomor : Kw.32.5/Kp.01.2/1987/2015 tanggal 2 September 2015 dan menerangkan terkait Keputusan Kemenag RI terhadap Al Quran Al Mumayyiz Nomor :P.VI/I/TL.02.1/1467/2013 dengan Kode A12A-II/U/10/XI/2013 cetakan pertama Maret 2015.

“Dalam pemberitahuan itu, Alquran Al Mumayyaz direkomendasikan dapat dipergunakan oleh seluruh muslim khususnya di Provinsi Kepri. Namun dengan ketentuan apabila ditemukan kesalahan cetakan supaya ditukarkan ke pihak penerbit atau toko tempat dimana membelinya,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar