APBD 2017 Bakal Berkurang

954
Pesona Indonesia
 Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. foto:yusnadi/batampos
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul memperkirakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2017 bakal mengalami pengurangan.

“Besaran APBD 2017 diperkirakan berkurang dibawah Rp 900 M. Ini akan berlaku jika belum ada kebijakan baru dari pusat,” ujar Syahrul, Rabu (20/7).

Berkurangnya besaran APBD 2017 sebagai imbas dari defisit anggaran yang terjadi dua tahun terakhir. Dan diperburuk dengan ketidakjelasan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak non migas yang seharusnya dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

“Tergantung bagaimana kebijakan pusat terkait DBH migas nantinya,” ujarnya.

Karena defisit APBD 2016, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terpaksa melakukan pemangkasan anggaran untuk sejumlah kegiatan. “Beberapa program dipending,” ujar Syahrul. Kegiatan tersebut, baru bisa dilanjutkan kembali jika DBH non migas dari Pemrov Kepri dibayarkan.

Meskipun mengalami defisit, Syahrul mengklaim, sampai bulan Juli 2016 ini, sekitar 70-80 persen kegiatan telah dilaksanakan.

Sementara Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, kegiatan yang ditunda pelaksanaannya bukan merupakan kegiatan pokok. “Masih menunggu Pemrov Kepri,” ujarnya.

Terkait APBD 2017, pihaknya akan melakukan pembahasan Agustus 2016 mendatang. “Agustus nanti akan dibahas APBD Perubahan 2016 dan juga APBD murni 2017,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar