BP Batam Dukung BPN Batam Maksimalkan Pelayanan Pengurusan Sertifikat Lahan

1082
Pesona Indonesia

lahanbatampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung komitmen Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam dalam percepatan pengurusan sertifikat lahan. Hal ini sangat positif karena merupakan tuntutan dari masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan yang cepat dan bersih.

“Paling tidak ada progres berkelanjutan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BPN Kota maupun provinsi mengenai hal ini,” ujar Deputi III BP Batam, Eko Santoso Budianto, kemarin (20/7) di Gedung Marketing BP Batam.

Sebelumnya, BP Batam mengundang sekitar 20 perusahaan untuk memberikan penjelasan mengapa lahan-lahan yang telah dialokasikan tak kunjung dibangun. Dan salah satu alasan yang mengemuka adalah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) yang tak kunjung keluar. HPL ini diurus oleh BP Batam di BPN Batam.

Menurut Kepala Kantor BPN Batam, Ronald Lumbangaol, ada 327 berkas HPL terdaftar di BPN Batam.”Dan saat ini masih dibawah kendali BP Batam,” ujarnya belum lama ini.

Dan untuk mendukung BP Batam dalam memaksimalkan pelayanan terhadap pengaju alokasi lahan, maka BPN Batam menjanjikan perbaikan dan reformasi pelayanan kepada masyarakat.

“Diantaranya pelayanan mengurus sertifikat lahan yang akan selesai dalam waktu tiga hingga lima hari saja,” katanya lagi.

Menanggapi hal tersebut, Eko mengatakan saat ini hanya tersisa sekitar 5000 hektar lahan yang belum dialokasikan di Batam, dan ia khawatir isu mengenai HPL ini akan menjadi bola panas di kemudian hari nanti.

“HPL ini memang menjadi isu. BP Batam juga komplain karena sampai dengan lima tahun, HPL untuk bandara belum keluar-keluar juga,” tegasnya.

Eko meminta agar BPN dapat komitmen dalam melaksanakan tugasnya, karena sekarang bola panas ada di mereka.

“Saya pernah denganr BPN Batam minta “fee” sebesar 0.8 persen dari para notaris untuk mempercepat urusan. Kami tak ingin berurusan dengan itu, yang penting pelayanan dipercepat,” ujarnya.(leo)

Respon Anda?

komentar