Dishub: Desa Wisata Benan Wajib di Singgahi Istiqomah 2

953
Pesona Indonesia
Kapal yacht dari luar negeri sedang berlayar di perairan Pulau Benan, Lingga. foto:hasbi/batampos
Kapal yacht dari luar negeri sedang berlayar di perairan Pulau Benan, Lingga. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Kepala Desa Benan Mar’at mengeluhkan minimya akses transportasi laut menunjang desa wisata yang menjadi pintu masuk kabupaten Lingga tersebut. Pasalnya sejak puncak libur sekolah dan libur lebaran lalu, speedboat Istiqomah 2 yang telah mendapat trayek tak kunjung layani penumpang desa wisata Benan.

Hal ini diutarakan Mar’at agar dishub Lingga mengkaji ulang pelayanan operator tersebut. Desa sendiri terangnya sangat mendukung dibukanya trayek agar memudahkan kunjungan wisatwan ke Benan, Lingga.

“Alasan dibukanya rute ini kan salah satunya untuk menunjang akses pariwisata dari Batam ke Kabupaten Lingga. Sekarang, Benan yang merupakan objek pariwisata unggulan daerah justru tak pernah disinggahi,” ungkap Mar’at, Rabu (20/7).

Yang paling disayangkan Mar’at, saat musim libur panjang berlangsung, desa wisata telah disiapkan menyambut wisatawan, namun gagal trealisasi. Padahal sejumlah even, kata Mar’at, telah disiapkan desa wisata tersebut.

“Padahal ini peluang peningkatan ekonomi masyarakat desa. Juga pihak penyedia jasa, pasti sangat diuntungkan,” jelasnya.

Ia berharap, persoalan ini segera ditanggapi pihak terkait baik dishub maupun dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lingga fokus membangun pintu masuk wisata dengan akses yang memadai.

Sementara itu, Selamat, Kabid Laut dan Udara Dishub Lingga mengatakan, pihaknya baru mendapat informasi tidak singgahnya speedboat Istiqomah 2 ke desa wisata Benan. Padahal, kata Selamat, Dishub sendiri menggesa dibukanya taryek baru tersebut khusus menunjang pariwisata kabupaten Lingga. Pihaknya juga sangat menyayangkan kelalaian operator tersebut.

“Kita sudah lakukan koordinasi lagi. Kita instruksikan Benan wajib di kunjungi. Ini sesuai trayek yang telah dikeluarkan pemprov Kepri dengan surat Nomor: 80/SBJE-Tpi/V/2016,” ungkap Selamat di ruang kerjanya.

Sesuai surat trayek Istiqomah 2 tersebut, rute trayek yakni Telaga Punggur, Benan, Rejai, Sungai Tenam. Alasan utama trayek ini, terang Selamat, ialah untuk membuka gerbang pariwisata. Adanya layanan jasa penumpang Batam menjadi pilihan wisatawan agar mudah mencapai lokasi wisata Benan yang selama ini hanya dilayani kapal dari Tanjungpinang.

Selamat menambahkan, agar pihak operator menempatkan agen untuk mudah berkomunikasi di desa Benan. “Intinya trayek ini untuk menunjang pariwisata Lingga. Kita minta mulai besok armada yang ada sudah menyinggahi dan melayani wisatawan maupun warga di Benan,” tutupnya. (mhb/bpos)

 

Respon Anda?

komentar