Operasi Pemisahan Kembar Siam Rahma-Rahmi Disiarkan Langsung

697
Pesona Indonesia
Tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam bercengkrama dengan si-kembar siam Rahma-Rahmi. Foto: cecep mulyana/batampos
Tim medis Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam bercengkrama dengan si-kembar siam Rahma-Rahmi. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Operasi pemisahan kembar siam Rahma-Rahmi sudah dijadwalkan pada 14 Agustus 2016 mendatang. Persiapan operasi sudah dilakukan, mulai tim dokter, peralatan, hingga kondisi kesehatan Rahma-Rahmi sendiri.

Baca Juga: Operasi Pemisahan Kembar Siam Rahma-Rahmi 14 Agustus 2016

Ketua Tim Dokter Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Kepulauan Riau, dr Indrayanti, SpA MARS, mengatakan ada dua tim operasi, dua ruangan operasi, dan dua meja operasi dalam operasi pemisahan ini.

Masing-masing tim diisi dokter baik dari Surabaya maupun Kepulauan Riau. Setiap tim beranggotakan sekitar sepuluh orang. Satu tim untuk satu bayi.

“Tim 1 akan melakukan operasi pemisahan dulu. Baru setelah pisah, tim 2 akan mengambil alih bayi yang kedua,” katanya.

Operasi pemisahan ini, tambah dr Indrayanti, akan disiarkan secara langsung. Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) menyediakan satu ruangan khusus untuk pihak yang akan menyaksikan operasi ini.

Namun, ruangan khusus ini terpisah dengan ruang operasi. Tapi semua proses operasi bisa disaksikan karena di ruangan ini ada layar yang terhubung ke ruang operasi.

Rencananya, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, dijadwalkan akan hadir menyaksikan proses operasi Rahma-Rahmi ini dari ruang khusus itu.

Namun, meskipun waktu sudah dekat, dana bantuan operasi masih belum memenuhi target yang diinginkan. Hingga Selasa (19/7/2016), dana yang terkumpul baru Rp 190 juta. Sementara kebutuhan operasi ini mencapai Rp 1,6 miliar.

“Kalau dananya kurang, kami tetap lanjut. Sebab ini menyangkut kepentingan masyarakat. Tapi kami masih berharap bantuan donatur,” kata dr Indrayanti. (ceu)

Respon Anda?

komentar