Polda Kepri Yakin Berkas Imalko segera P21

457
Pesona Indonesia
Imalko Ismail
Imalko Ismail

batampops.co.id – Polda Kepri pada Senin (18/7) lalu mengirimkan kembali berkas-berkas mantan wakil bupati Natuna Imalko yang tersangkut kasus korupsi bansos senilai Rp 3.2 miliar. Ada beberapa berkas tambahan yang dikirimkan, sebab sebelumnya jaksa menilai ada kekurangan pada pengiriman berkas yang pertama.

“Awalnya P19, ini kami kirim lagi Senin (18/7) lalu,” kata Kasubdit III Tipidkor Diteskrimsus Polda Kepri, AKBP Arif Budiman, kemarin.

Ia mengatakan berkas yang dikirimkan, sudah sesuai dengan anjuran kejaksaan. “Berkasnya sudah kami lengkapi,” ujar Arif.

Mengenai jawab dari kejaksaan, Polda Kepri harus menunggu selama dua minggu. Arif optimis berkas yang dikirimkan tersebut akan diterima pihak kejaksaan.

“Kami tunggu jawaban jaksa dalam minggu ini,” ungkapnya.

“P21 lah setelah ini,” ucapnya optimis.

Arif mengungkapkan bila sudah dinyatakan lengkap berkas Imalko, maka selesai sudah gulungan kasus bansos Natuna tersebut. Sebab kasus ini menyeret beberapa orang penting selain Imalko, dimana sebelumnya polisi sudah mengirimkan anggota DPRD Kepri Erianto.

“Kasus ini bermula dengan ditangkapnya ketua LSM BP Migas Natuna M Nazir. Dan dari sana kami lakukan pengembangan akhirnya dapatkan dua tersangka lainnya (Erianto dan M Nazir),” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus bansos BP Migas tercium setelah adanya penyalahgunaan anggaran Pemkab Natuna sebesar Rp 4.35 miliar. Dan LSM BP Migas hanya membuat laporan pertanggungjawaban pemakaian uang senilai Rp 1.3 miliar. Sementara sisanya diduga digunakan oleh para pelaku untuk kepentingan pribadi. (ska)

Respon Anda?

komentar