Rasain, Dua Begal Ditembak, Satu Penadah Ditahan

912
Pesona Indonesia
Anggota Polsek Batuampar menangkap tiga tersangka, ID, DN, dan ZL, pelaku begal dan penandah. Dua di antaranya ditembak polisi, Rabu (20/7/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Anggota Polsek Batuampar menangkap tiga tersangka, ID, DN, dan ZL, pelaku begal dan penandah. Dua di antaranya ditembak polisi, Rabu (20/7/2016). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Indra Irawan dan Zulfan tak berkutik ketika timah panas bersarang di kaki kiri mereka. Keduanya ditangkap Jajaran Polsek Batuampar karena membegal Ade Putra di kawasan Jodoh, Batuampar pada 9 Juli lalu.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan dua unit sepeda motor, Yamaha Mio J milik korban, Yamaha Vega R, serta sebilah parang. Selain itu, polisi menangkap Doni, penadah barang curian.

Kanit Reskrim Polsek Batuampar AKP Kahardani mengatakan pelaku diamankan pada 18 Juli di kawasan Jodoh Boulevard. Dalam aksinya pelaku menggunakan sebilah parang untuk mengancam dan mengambil barang berharga korbannya.

“Pelaku memepet sepeda motor dan mengancam korbannya,” ujar Kahardani.

Diceritakan Kahardani, pembegalan itu terjadi saat korban melintas di Simpang Nato menuju Hotel Pacific. Namun, di perjalanan sepeda motor korban dipepet pelaku.

“Karena tidak memiliki uang, korban dibawa pelaku menuju Jodoh Boulevard. Di sana motor korban di bawa kabur,” terangnya.

Kedua pelaku memiliki peran berbeda. Indra bertugas membawa kabur sepeda motor korban, sedangkan, Zulfan membawa sebilah parang dan mengancam korban.

“Saat sampai di Jodoh, korban diturunkan. Pelaku langsung kabur,” tutur Kahardani.

Dari pengakuan Zulfan, ia menjual barang curian tersebut kepada Doni dengan harga Rp 1 Juta. Namun, motor tersebut kembali dijual ke Yd, warga Punggur, Nongsa.

“Doni ini hanya perantara. Dan motor curian itu rencananya akan dibawa ke luar Batam,” jelas Kahardani.

Dia menegaskan saat ini masih melakukan pengejaran terhadap Yd. Penadah barang curian ini berhasil melarikan diri saat polisi menyergapnya di kawasan Punggur.

“Satu tersangka masih DPO. Dan dalam pengejaran,” paparnya. (opi)

Respon Anda?

komentar