9 Pejabat Dinas Kesehatan Anambas Dipanggil Polres Natuna terkait Kasus Korupsi

753
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said Mohd Damrie, saat ditangkap polisi Sabtu (30/4) pagi. foto: syahid/batampos
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas Said Mohd Damrie, saat ditangkap polisi Sabtu (30/4) pagi. foto: syahid/batampos

batampos.co.id – Sejumlah pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas banyak yang tidak masuk bekerja. Mulai dari sekertaris dinas, sejumlah kepala bidang (Kabid) dan sejumlah pejabat lainnya.

Gencar dikabarkan bahwasanya mereka tidak masuk kerja lantaran mereka dipanggil oleh tim Reskrim Polres Natuna terkait kasus korupsi pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional puskesmas keliling (Puskel) yang beberapa waktu lalu telah menyeret Kepala Dinas Kesehatan Said M. Damrie menjadi tersangka.

“Mereka berangkat ke Ranai pakai kapal Bukit Raya Minggu (10/7) lalu. Tapi saya tak tahu terkait apa mereka dipanggil,” ungkap Dewi (nama samaran) salah satu pejabat Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kapolres Natuna AKBP Charles Sinaga, membenarkan bahwasanya pihaknya telah memanggil sembilan pejabat dinas kesehatan. Diakuinya, pemanggilan tersebut terkait tindaklanjut penanganan kasus BBM Puskel dinas terkait yang sudah menyeret Kepala Dinas Kesehatan Said M. Damrie. “Ya kita panggil 9 pejabat itu untuk dimintai keterangan,” ungkapnya kepada wartawan.

Pemanggilan tersebut harus dilakukan karena untuk menambah keterangan saksi lantaran berkas yang sudah diserahkan kepada kejaksaan dinyatakan belum lengkap, sehingga harus dilengkapi lagi. Oleh karena itu pihaknya harus melengkapi lagi yakni dengan cara memanggil lagi sejumlah saksi sesuai dengan arahan dari kejaksaan.

“Berkas berita acara pemeriksaan tersangka Said Damrie, sudah kita serahkan kepada pihak kejaksaan tapi belum lengkap, makanya kita panggil lagi saksi untuk memperoleh keterangan tambahan sesuai dengan arahan kejaksaan,” ungkapnya lagi.

Pantauan di lapangan, pada awal minggu ini baik itu Sekertaris Dinas Kesehatan Yessy maupun sejumlah Kabid di dinas Kesehatan, belum ada yang hadir di kantor. Namun pada hari ini Rabu (20/7) sudah ada sejumlah pejabat yang awalnya dipanggil itu sudah masuk kerja.

Meski demikian, tidak banyak pegawai yang tahu mengenai hal ini. Sejumlah pegawai di dinas itu hanya mengatakan tidak tahu mengapa para pejabat itu tidak masuk kerja. “Kita tak tahu mereka kemana, yang kita tahu mereka cuti dan izin,” celoteh salah seorang pegawai Dinas Kesehatan Anambas.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar