Akhirnya Oknum Anggota DPRD Natuna Penuhi Panggilan Polda Kepri

469
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Pixabay
Ilustrasi. Foto: Pixabay

batampos.co.id – Setelah satu kali mangkir dari panggilan polisi, akhirnya anggota DPRD Natuna yang terlibat cabul Ah pada Kamis (21/7) menyambangi Polda Kepri. Pihak kepolisian pun langsung melakukan pemeriksaan terhadap Ah.

“Benar, saudara Ah sudah memenuhi panggilan kami,” kata Kasubdit IV Ditrskrimum Polda Kepri Kompol, Ponco Indrio.

Ia mengatakan telah menyiapkan beberapa pertanyaan terhadap Ah, terkait dugaan kalau anggota DPRD Natuna tersebut melakukan tindakan cabul pada siswi SMA di Natuna.

Mengenai penahanan Ah, Ponco mengungkapkan belum bisa melaksanakan hal tersebut. Sebab masih ada serangkaian proses yang harus dilakukan pihak kepolisian, sehingga baru bisa memenjarakan Ah.

“Belum lah,” ujarnya singkat.

Sementara itu Direktur Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Pol, Eko Puji Nugroho mengatakan pihaknya sudah mendapatkan keterangan dari korban, keluarga korban, beberapa saksi. Selain itu juga polisi juga sudah mengumpulkan beberapa bukti yang cukup otentik, dan itu mengarah pada oknum anggota DPRD. Salah satu bukti tersebut yakni rekaman CCTV di beberapa tempat.

Ia mengungkapkan untuk pemeriksaan terhadap Ah ini, pihaknya banyak mengalami rintangan. Sebab sesuai dengan perundangan yang ada, pemanggilan maupun pemeriksaan terhadap anggota DPRD harus berdasarkan atas persetujuan Gubernur Kepri.

“Tapi kami sudah ajukan, batas waktu jawaban 30 hari. Dan tak ada jawaban, UU membolehkan kami untuk memanggil setelah batas waktu itu,” ungkapnya.

Dengan datangnya Ah ke Mapolda Kepri, akan mempermudah kerja kepolisian untuk mengusut kasus pencabulan terhadap siswi SMA di Natuna. (ska)

Respon Anda?

komentar