Biadab! Ayah Bantai Dua Anak Kandungnya yang Masih Balita

526
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN

batampos.co.id – Sebuah pembunuhan sadis menggegerkan Warga Dusun Umbulbayur, Tanjungan Katibung, Lampung Selatan.

Kasda (40) tega menghabisi dua anak kandungnya sendiri, Alka (4) dan Yudha (2).

Kedua balita itu dihabisi saat tidur pulas sekitar pukul 02.30 dinihari Kamis (21/7) kemarin.

Dari informasi yang diperoleh Radar Lamsel (Jawa Pos Grup), Kasda diduga lebih dulu mencekik kedua bocah malang tersebut.

Setelah itu, Kasda menginjak-injak keduanya lalu melemparkannya ke dinding hingga keduanya tewas.

Selsin itu, Kasda juga diduga hendak membunuh Ojah (38) istrinya. Sang istri saat ini dalam kondisi kritis akibat hantaman golok di bagian kepalanya. Ojah kini menjalani perawatan di RSUD dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung.

Menurut keterangan warga setempat, Jana (45), Kasda diketahui pulang ke rumah sekitar pukul 00.00 tengah malam. Dia sempat mendengar ada suara adu mulut dari rumah Kasda yang tak jauh dari rumahnya.

“Tengah malam memang terdengar keributan suami istri itu. Namun saya kira hanya persoalan biasa,” kata Jana.

Suara ribut-ribut tersebut berlangsung sampai pukul 04.30 pagi. Warga yang tidak tahan mendengar keributan keluar dan menghampiri rumah keluarga itu.

Saat tiba di rumah Kasda, warga melihat Ojah sudah tergeletak bersimbah darah.

“Saya bersama warga berusaha memancing pelaku untuk keluar dari dalam rumah,” tutur Jana.

Tetapi, lanjut dia, Kasda malah terlihat kalap. Dia bahkan berusaha menyerang warga. Kasda melempari warga dengan batu.

“Pas saya bersama kawan saya Didi (38) nyoba menenangkan, ternyata Dia (pelaku,red) melempar kami pakai batu bata dan mengenai wajah kawan saya Didi,” ungkap Yandri (30) warga setempat, kemarin (21/7).

Warga akhirnya berhasil meringkus Kasda dan membawanya ke Polsek Tanjungan. Saat warga masuk ke rumah Kasda, Yudha dan Alka ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolsek Tanjungan AKP, Marwan Khalid, mengatakan polisi masih mendalami motif pembunuhan biadab tersebut. (jpnn)

Respon Anda?

komentar