BP Batam Yakinkan Pengusaha Singapura, Investasi di Batam masih Seksi

652
Pesona Indonesia

Kepala-BP-Batam,-Hatanto-Rebatampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam berjanji memfasilitasi kemudahan bagi investor seperti halnya pelayanan ijin investasi 2-3 Jam (i23J) dengan 8 paket perijinan dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK). Saat ini persiapannya sudah mencapai 90 persen dengan sistem online yang terintegrasi untuk pelayanan pengelolaan lahan.

“Saya yakinkan dan persilahkan anda untuk datang ke Batam dengan jarak  yang sangat dekat, dengan 5 pilihan pelabuhan lalu mulailah investasi, dan kami BP Batam siap memberi informasi dan pelayanan terbaik untuk anda menjadi bagian investasi dari Batam,” ungkap Kepala BP Batam, Hatanto Reksodipoetro saat menjadi pembicara di forum Indonesia Economic Update, Kamis (21/7) yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia Singapura bekerjasama dengan The Singpore Chinese Chamber of Commerce and Industry  (SCCCI), KADIN Komite Singapura dan Indonesia Investment Promotion Centre (BKPM) Singapura, bertempat di SCCCI Building, 47 Hill Street Singapore.

Forum ini menjadi kesempatan emas bagi Batam untuk memberikan informasi terkini terkait perkembangan upaya Revitalisasi Batam kepada Dunia Bisnis di Singapura. Sebagai Badan yang tidak hanya berperan dalam pembentukan kebijakan tetapi juga berperan dalam impelentasi kebijakan untuk investasi.

“Bagi Singapura sendiri Batam dan Indonesia selalu menjadi 5 top destinasi bagi investor di Singapura,” ujar Hatanto.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyatakan bahwa ini adalah forum baik untuk memfasilitasi investor potensial dari Singapura untuk Batam.

Harapannya adalah agar calon investor ataupun yang telah melakukan investasi di Indonesia bisa mengenal Batam lebih jauh, memahami dan kemudian mulai berinvestasi di Indonesia.

“Sebagaimana diketahui Indonesia dan Singapura telah memiliki hubungan bilateral dan kerjasama yang baik dibidang ekonomi. Terkhusus bagi Batam sendiri tercatat foreign investment atau investasi asing terbesar berasal dari multinasional Singapura,” ungkapnya.

Salah satu investor yakni Mr. Tan Peng Yee, Direktur dari Ultravo Marine and Offshore Singapura menyatakan Batam lebih baik dengan program yang disiapkan pimpinan baru.

“Kami merasa lebih ingin tahu investasi di Batam. Awalnya kami panik, tetapi setelah mendengar apa yang disampaikan tadi kami tertarik dan bersama yang lain ini akan menjadi kesempatan baik untuk melihat peluang di sana,” ungkapnya.(leo)

Respon Anda?

komentar