Fadli Zon: Prabowo Masih Laku di Pilpres 2019

599
Pesona Indonesia

Fadli Zon-baru

batampos.co.id – Pertarungan panas antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto memperebutkan kursi presiden diprediksi bisa kembali terulang di Pemilu 2019.

Hal itu terlihat dari masih banyaknya partai-partai politik besar yang berniat mengusung dua tokoh yang sempat bertarung sengit pada pemilihan presiden lalu.

Seperti diketahui, Partai Golkar sudah mendeklarasikan niatnya mengusung Jokowi di pilpres mendatang. Langkah ini kemungkinan besar bakal diikuti oleh PDI Perjuangan dan partai-partai pendukung pemerintahan lainnya.

Di sisi lain, Partai Gerindra, yang saat ini jadi kekuatan oposisi terbesar, juga sudah memastikan bakal kembali mengusung sang Ketua Umum Prabowo Subianto. Jika rencana ini terealisasi, artinya Gerindra telah mengusung Prabowo di tiga pemilihan presiden berturut-turut.

“Kami tetap mengusung Pak Prabowo sebagai capres kami karena memang elektoralnya tinggi, pemikiran dan ketokohan paling kuat,” ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra,, Fadli Zon, kepada wartawan dalam acara Promosi Gelar Doktor Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron di Universitas Padjajaran, Bandung, Kamis (21/7).

Bukti elektoral Prabowo kuat, sambung wakil Ketua DPR RI itu, pada Pilpres 2014 perbedaan suara yang diraih antara Jokowi dan Prabowo hanya sedikit saja.

“Pemilu lalu kan tinggal dikit perbedaan dengan pemenang. Modal politik Pak Prabowo kan sudah sangat tinggi. Kita akan calonkan Prabowo,” katanya.

Fadli yakin ketokohan Prabowo masih laku dijual pada Pilpres 2019 nanati, dan memungkinkan ada partai lain yang juga mengusungnya nanti.

Ditanya kemungkinan Jokowi dan Prabowo bakal ‘head to head’ lagi di Pilpres 2019, Ketua HKTI itu tak merasa khawatir.

“Gak ada masalah, rakyat akan liat apakah kepemimpinan sekarang berhasil atau nggak. Rakyat akan pilih yang mampu kebangkitan Indonesia,” tandasnya. (jpnn)

Respon Anda?

komentar