Pulihkan Nama Baik Pariwisata Babin, Dubes RI Ajak Dubes Asing di Singapura Datang ke Kepri

874
Pesona Indonesia
Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya di Bintan Expo. foto:fatih muftih/batampos
Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya di Bintan Expo. foto:fatih muftih/batampos

batampos.co.id – Upaya untuk memulihkan nama baik Pariwisata Batam dan Bintan (Babin), karena digoyang isu miring beberapa waktu mendapat perhatian serius dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Singapura. Duta Besar RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya berjanji akan membawa dubes-dubes asing di Singapura untuk datang bertandang di Babin.

“Memang kita akui, isu-isu miring beberapa waktu lalu, menjadi warning bagi Pemerintah Singpura. Ada dugaan yang menganalisa, gangguan yang terjadi lebih disebabkan karena persaingan bisnis,” ujar Ngurah Swajaya dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Rabu (20/7) lalu.

Ditegaskannya, untuk memulihkan nama baik pariwisata Babin, pihaknya sudah menyiapkan strategi khusus. Yakni dengan mengundang dubes-dubes asing yang ada di Singapura untuk sama-sama bertandang ke Babin. Disebutkannya, Jerman dan Belanda sudah mengkonfirmasikan untuk ikut.

“Duta Belanda dan Jerman sudah conform, kami masih menunggu dari dubes asing lainnya yang ada di Singapura. Terobosan ini, perlu dilakukan untuk menunjukan kalau Babin bersahabat bagi wisman,” jelasnya.

Dipaparkannya juga, untuk Pariwisata, Kepri menjadi gerbanga utama bagi wisatawan Singapura datang ke Indonesia. Sepanjang 2015, sebanyak 1.519.430 orang datang ke Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.094.220 datang melalui Kepri, yakni Batam.

“Batam, Bintan, dan Karimun masih menjadi andalan promosi. Baik itu investasi maupun pariwisata. Kami juga menyambut baik, keinginan Gubernur yang akan mengembangkan pariwisata Natuna-Anambas. Kepri menjadi championnya wisata bahari di Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Guntur Sakti mengatakan Provinsi Kepri kondusif bagi wisatawan. Artinya, tidak sesuai dengan apa yang diisukan di media sosial dan media lainnya. Masyarakat harus bersama-sama menjaga kondusifitas daerah untuk kemajuan daerah di Provinsi Kepri. Pihaknya juga apresiatif atas langkah yang akan dibuat oleh Dubes RI di Singapura yang ingin mengundang dubes-dubes asing datang ke Babin.

Masih kata Guntur, bahkan saat ini, pariwisata Batam-Bintan (Babin) juga sukses mencuri perhatian para pelaku industri pariwisata Sydney, Australia. Sambutan hangat tersebut menjadi tambahan semangat dalam upaya Provinsi Kepri untuk mewujudkan mimpinya sebagai Gerbang Pariwisata Bahari Indonesia.

“Di Travel Industry Exhibition di Luna Park, Sydney, yang sudah berlangsung sejak 18-19 Juli 2016. Dua destinasi wisata papan atas Indonesia itu diserbu ratusan pelaku industri papan atas Australia. Mayoritas, memburu wisata bahari,” ujar Guntur, Kamis (21/7). (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar