Sekolah Tak Punya WC, Murid dan Guru Terpaksa Pulang ke Rumah Jika Ingin Buang Hajat

446
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Sekolah Dasar (SD) yang ada di Desa Teluk Sunting Kecamatan Siantan Tengah hingga kini masih belum memiliki WC. Hal ini dinilai sangat menyulitkan, karena jika ada guru maupun murid yang ingin ke kamar kecil terpaksa harus pulang kerumah dulu. Tidak jarang untuk siswa laki-laki buang air kecil sembarangan.

Camat Siantan Tengah Herry Fakhrizal mengatakan, dirinya mengaku kasihan dan prihatin dengan kondisi tersebut. Ia heran mengapa dari awal pembangunan sekolah itu tidak dibangun WC.

“Ini menjadi pertanyaan saya padahal sekolah ini telah lama dibangun pada jaman Inpres dulu bahkan kepala sekolah pertamanya sudah lama pensiun, namun sekolah tersebut masih belum memiliki WC,” kata Herry beberapa waktu lalu.

Herry mengungkapkan kondisi ini sebenarnya sudah diketahui oleh pihak pemerintah pasalnya pihaknya telah beberapa kali memasukan anggaran pembangunan WC tersebut dalam Musrenbang. Namun tiap kali dimasukan tidak pernah keluar anggarannya.

“Anggarannya bukan besar kenapalah tidak dibangun-bangun, paling hanya sekitar Rp 10 juta untuk membangunnya,” tuturnya.

Lanjutnya, pihak masyarakat di Desa Teluk Sunting sendiri sebenarnya tidak tinggal diam begitu saja, dan telah mengupayakan lewat dana desa. “Hal ini tak dapat dilakukan karena terbentur dengan aturan,” jelasnya

Herry berjanji apabila dalam ahun 2016 ini WC SD tersebut masih belum juga dapat dibangun maka pihaknya akan membangun dengan dana kecamatan, namun jika tidak ada dana biarlah menggunakan dana pribadi. “Jika tidak ada dana pak kita akan bangun dengan dana pribadi, kasian anak-anak soalanya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas Herianto, mengatakan bahwasanya hal tersebut tidak benar. Menurutnya sekolah itu sudah ada WC baik itu untuk guru maupun murid-murid. “Siapa yang bilang tidak ada, WC jelas ada, mungkin sumber itu tidak melihat sendiri,” ungkapnya kepada wartawan. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar