Kembangkan Sektor Maritim, Karimun Perbanyak Pelabuhan

585
Pesona Indonesia
pelabuhan Parit Rampak yang dipersiapkan sebagai pelabuhan kargo, menggantikan pelabuhan kargo di Pelabuhan Taman Bunga. foto:tri haryono/batampos
pelabuhan Parit Rampak yang dipersiapkan sebagai pelabuhan kargo, menggantikan pelabuhan kargo di Pelabuhan Taman Bunga. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun yang akan memindahkan pelabuhan bongkar muat dari Taman Bunga ke Parit Rampak bertujuan untuk mengembangkan sektor ekonomi kemaritiman. Sehingga, bisa koneksi antar pelabuhan yang ada di pulau-pulau dengan di pelabuhan induk.

”Benar, di sektor jasa kepelabuhan sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sarana pendukung sektor kemaritiman yang sejalan dengan program Pemerintah Pusat. Serta, langsung bisa berdampak terhadap perekonomian masyarakat di pulau-pulau,” kata Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, Jumat (22/7).

Namun, katanya lagi, Pemkab Karimun dengan keterbatasan anggaran pihaknya akan memprioritaskan pembangunan pelabuhan yang mengacu pada visi kemaritiman di daerah perbatasan yang memiliki ratusan pulau berpenghuni maupun tidak, pulau besar maupun kecil.

Sehingga, pembangunan pelabuhan tersebut sebagai sarana infrastruktur vital untuk membuka akses mobilitas penduduk dan perekonomian di daerah pulau selain Pulau Karimun Besar. Ini sejalan dengan konsep merangkai pulau yang digagas oleh almarhum Gubernur Kepri HM Sani.

”Artinya, pelabuhan sebagai gerbang masuk maupun keluar barang yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi disuatu daerah,” ungkapnya.

Khusus untuk di Pulau Karimun Besar, pembangunan sektor kepelabuhanan masih difokuskan pada Pelabuhan Kargo dan Roro Parit Rempak di Kecamatan Meral, serta Pelabuhan Petikemas Malarko di Kecamatan Tebing. Pelabuhan Kargo Parit Rempak yang berada di Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) disepakati sebagai pelabuhan bongkar muat menggantikan Pelabuhan Taman Bunga yang dikelola PT Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun.

“Kita sudah sepakat dengan pihak PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun untuk memindahkan pelabuhan bongkar muat ke pelabuhan Parit Rampak secara bertahap. Sedangkan, proyek pelabuhan Malarko akan diupayakan untuk dilanjutkan pengerjaannya,” kata Rafiq menyakinkan.

Sementara pantauan di lapangan, aktivitas bongkar muat di pelabuhan taman bunga masih tetap berlangsung hingga sekarang. Berbagai barang kebutuhan masyarakat Karimun diturunkan, yang didatangkan dari luar daerah Karimun seperti pulau Jawa, Medan, Padang dan sebagainya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar