Pensiun, Lima Jabatan Eselon II di Pemkab Karimun Bakal Kosong

555
Pesona Indonesia
Bupati Karimun, Aunur Rafiq. foto:tri haryono/batampos
Bupati Karimun, Aunur Rafiq. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun saat ini ada yang kosong dan diisi oleh pelaksana tugas (Plt), bahkan terdapat lima jabatan eselon dua yang akan kosong disebabkan dalam waktu dekat penjabatnya akan pensiun.

”Dari data yang kita miliki, memang saat ini ada 5 penjabat eselon II dengan jabatan eselon II akan pensiun dalam waktu dekat ini. Sehingga, sudah tentu akan terjadi kekosongan. Sementara itu, sesuai dengan ketentuan kita sebagai pasangan bupati dan wakil bupati pemenang Pilkada belum bisa melantik penjabat yang baru,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kamis (21/7).

Lima jabatan eselon II yang segera kosong tersebut, kata Bupati, diantaranya dua dijajaran staf ahli, dua jabatan di asisten dan satu lagi di lingkungan kepala dinas. Selain itu, juga ada satu lagi jabatan eselon II yang memang masih kosong. Sebab, tahun lalu peraturan daerahnya sudah disahkan, hanya saja saat belum ada penjabatnya. yakni, untuk Badan pengelolaan Keuangan dan aset Daerah (BPKAD).

”Kemudian, untuk jabatan eselon III juga ada yang kosong dan masih dijabat oleh Plt hingga saat ini. Ketiganya adalah Bagian Umum, Direktur RSUD yang sebagaimana kita penjabatnya saat ini sedang menjalani hukum atas tindak pidana korupsi. Kemudian, ada SKPD yang baru, yakni Bagian Rumah Tangga. Untuk SKPD yang baru ini bukan merupakan SOT yang baru-baru ini kita bentuk. Melainkan, sudah lebih setahun lalu Perda sudah disahkan tapi belum terlaksana,” paparnya.

Dikatakan Bupati, saat ini pihaknya melakukan assessment untuk pejabat eselon II. Beberapa hari lalu, Sekda Karimun selain sebagai ketua pelaksana juga sebagai penguji untuk kompetensi bersama 4 orang lainnya. Untuk bidang kompetensi ini sudah berlangsung dua hari yang diikuti oleh 27 orang. Pentingnya kompetensi tidak lain untuk mengisi kekosongan jabatan yang alan ditinggal oleh penjabat yang pensiun. Termasuk juga untuk jabatan eselon II yang lain sesuai dengan hasil assessment. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar