Waspada! Penipuan dan Pemerasan Bermodus Petugas KPK Gadungan

339
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Belakangan ini semakin marak pemerasan dan penipuan yang mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Tim Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK telah menangkap petugas KPK gadungan, berinisial HRS, di Depok, Jawa Barat, Kamis (21/7) malam.

HRS memeras korbannya yang tidak lain ialah saksi yang pernah diperiksa KPK. HRS mengaku sebagai Kepala Bagian Analisis KPK dan menjanjikan mengurus kasus korbannya di KPK. Dia meminta imbalan Rp 2,5 miliar kepada korbannya.

Tak hanya terjadi di Jabodetabek, rupanya tindak pidana seperti ini lebih banyak terjadi di daerah, terlebih di luar Pulau Jawa.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, berharap kerjasama Kepolisian Daerah di seluruh Indonesia bisa menindak tegas pelaku yang suka mencatut nama KPK untuk memeras maupun menipu korban.

Laode menambahkan, kerja sama tak hanya dilakukan dengan Polda Metro Jaya saja. Tetapi, Polda lain dan jajaran juga diharapkan bisa membantu KPK.

“Karena yang jual nama KPK bukan di Jakarta saja tapi di daerah juga,” kata Syarif, Jumat (22/7) malam.

Dia menilai, maraknya pencatutan nama lembaga KPK di daerah karena jauh dari jangkuan. Karenanya, butuh kerja sama antarlembaga penegak hukum di daerah untuk menangkap petugas KPK gadungan itu. (boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar