Pak Wali, Inilah Tumpukan Sampah di Bengkong

2035
Pesona Indonesia
foto: rezza herdiyanto / batampos
foto: rezza herdiyanto / batampos

batampos.co.id – Jalan yang menghubungkan Bengkong Laut dan Sungai Nayon akhir-akhir ini berubah menjadi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) dadakan.

Warga mengaku membuang sampai di sana lantaran truk pengangkut sampah dari petugas Dinas Kebersihan tak lagi datang ke permukiman mereka.

Herman, salah seorang warga Bengkong Mahkota mengaku tak punya pilihan lain, selain membuang sampah di daerah itu.

“Daripada membusuk di rumah, ditunggu-tunggu truk sampah tak datang-datang, padahal kami selalu bayar iyuran sampah,” ungkapnya, Sabtu, (23/7).

Pria 50 tahun ini menuturkan bahwa Pemko seharusnya cepat mengatasi persoalan ini sebab jalan tersebut sering dilalui orang yang ingin ke Sungai Nayon maupun sebaliknya.

“Giliran minta pungutan sampah aja cepet datang, pas ngangkut sampah sering telat bahkan berminggu-minggu,” tambahnya dengan nada protes.

Selain itu, Opung Della warga Sungai Nayon yang sehari-hari memulung sampah di tempat itu mengungkapkan banyak sampah datang dari luar Bengkong Laut seperti Bengkong Harapan, Bengkong Sadai, dan Bengkong Mahkota.

“Kami tak ada buang sampah di sini, (sampah, red) dari luar semua, ada yang pakai becak bahkan mobil,” katanya. (cr21)

Respon Anda?

komentar