Dua Kotak Amal di Pasar Sayur Dibobol Maling, Isinya Ludes

413
Pesona Indonesia
Salah satu kotak amal di Pasar Sayur Dabo. foto:wijaya satria/batampos
Salah satu kotak amal di Pasar Sayur Dabo. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Dua isi kotak amal milik Panti Jompo Kasih Ibu dan kotak amal kaum duafa dan anak yatim yang dikelola lembaga Gerakan Berbagi Rezki di Pasar Sayur Dabo Singkep, ludes digondol maling, Sabtu (23/7) sekitar pukul 5.00 WIB subuh. Kejadian itu diketahui Robi Supriyadi ketika membuka gerbang besi pasar tersebut.

“Kotak amal itu setiap hari kami masukkan ke dalam pasar, tepatnya di samping gerbang pasar. Saya liat kedua kotak itu sudah ludes isinya,” kata Robi ketika ditanyai wartawan koran ini di Pasar Sayur, Minggu (24/7) pagi.

Robi menceritakan, setelah mengetahui isi kotak tersebut ludes, dia menyampaikan kejadian tersebut kepada dua orang pedagang lainnya yang ada saat itu. Kotak amal panti jompol jebol pada bagian bawah kotak, sedangkan kotak amal duafa dan anak yatim jebol dibagian engsel penutup kotak sehingga dapat dibuka walau tidak merusak gembok.

Kejadian tersebut tergolong aneh. Pasalnya, Robi tidak menemukan kerusakan apapun pada gerbang pasar sayur saat membuka pintu tersebut. Sehingga pria yang bertugas sebagai pembuka gerbang depan pasar itu meyakini pelaku masuk ke dalam pasar melalui lantai dua. Pintu di lantai dua tidak pernah terkunci.

Menurut pria yang juga pengurus Gerakan Berbagi Rezki itu kerugian diperkirakan hingga Rp 2 juta pada kotak amal duafa dan anak yatim. Namun Robi mengaku tidak mengetahui jumlah isi kota amal milik panti jompo, karena dia bukan sebagai pengelola kotak amal tersebut.

“Gerakan Berbagi Rezki ini di bawah koordinasi BAZ. Mungkin pengurus kotak amal panti jompo telah melapor ke polisi, kemarin ada polisi yang datang,” ujar Robi.

Robi menuturkan, Gerakan Berbagi Rezki ini telah menyerahkan dana bantuan yang terkumpul dari kotak amal tersebut kepada 25 orang duafa saat bulan Ramadhan lalu. Sedangkan sebanyak 99 anak yatim se-Kabupaten Lingga selama ini juga telah mendapat bantuan dari kotak amal tersebut.

Dabo Singkep diperkirakan mengalami peningkatan aksi pencurian. Terbukit, dalam waktu bersamaan, salah satu masjid di sekitar Pasar Sayur tersebut, tepatnya di Dabo Lama yakni Masjid Al Ahyar juga dibobol maling dan mereka mengondol sound system milik masjid tersebut. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar