Korban Kapal Tenggelam di Malaysia Bertambah, 11 WNI Tewas, 34 Selamat, 15 Hilang

770
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Warga Negara Indonesia yang menjadi penumpang kapal tenggelam di perairan Malaysia terus bertambah.

Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Taufiqur Rizal, hingga Senin (25/7/2016) sudah 11 jenazah yang ditemukan. Tujuh perempuan dan empat pria.

Baca Juga: 4 WNI Tewas di Laut Malaysia saat Kapal Tenggelam

Sementara, korban selamat 34 orang, terdiri dari 26 pria dan delapan perempuan.

“Korban selamat ditempatkan di ruang tahanan Kantor Imigrasi Johor Bahru,” ujar Taufiqur seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Seperti diketahui, kapal kayu yang berlayar secara tidak resmi pada Sabtu (23/7/2016) sekitar 23.00, mengangkut sekitar 60 WNI tujuan Batam, Kepulauan Riau.

“Baru lepas pantai sekitar 500 meter, kapal dimasuki air, mesin kapal mati, sehingga terombang-ambing mereka,” kata Taufiqur.

Upaya pencarian hingga kini masih terus dilanjutkan selama beberapa hari ke depan. Masih ada setidaknya 15 WNI yang belum diketemukan.

Taufiqur mengaku sudah bertemu langsung dengan Kepala Polisi Johor Bahru dan Wakil Kepala Imigrasi Johor Bahru terkait upaya pemulangan WNI yang selamat itu.

Sejauh ini, kedua otoritas tersebut sepakat untuk mempermudah proses pemulangan. “KJRI saat ini sudah mulai menyiapkan dokumen perjalanan bagi para korban, mungkin siang ini,” kata Taufiqur.

Dari 34 orang yang sejauh ini berhasil diselamatkan diketahui berasal dari NTB (10), Jawa Timur (9), Aceh(4), Sumatera Utara (4), NTT (3), Banten (2), Jambi (1) dan Sumatera Barat (1).

Sejak 2013 sekurangnya sudah terjadi tujuh kali peristiwa tenggelamnya kapal pengangkut TKI tidak berdokumen melalui jalur tidak resmi. Dari tujuh peristiwa tersebut tercatat sekurangnya 152 orang meninggal dan hilang. (ama/CNNIndonesia)

Respon Anda?

komentar