La Nyalla Segera Diadili di Jakarta

450
Pesona Indonesia
Tersangka perkara dugaan korupsi dana hibah pada Kamar Dagang Industri La Nyalla Matalitti La Nyalla Mattalitti dikawal petugas saat tiba di gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (31/5/2016). FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS
Tersangka perkara dugaan korupsi dana hibah pada Kamar Dagang Industri La Nyalla Matalitti La Nyalla Mattalitti dikawal petugas saat tiba di gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (31/5/2016). FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

batampos.co.id – La Nyalla Mattalitti bakal segera duduk di kursi terdakwa. Hal itu seiring tuntasnya berkas penyidikan dugaan korupsi dana hibah untuk Kadin Jawa Timur yang menyeret ketua umum PSSI tersebut.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Maruli Hutagalung mengatakan, pihaknya telah melimpahkan berkas penyidikan atas Nyalla ke jaksa penuntut  Kejaksaan Negeri Surabaya.  Penyerahan berkas Nyalla dilakukan di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Senin (25/7).

Maruli mengatakan, meski berkas perkara ditangani Kejari Surabaya namun persidangannya akan digelar di Jakarta. Hal itu merujuk pada fatwa Mahakamah Agung (MA).

“Dari fatwa MA yang sudah ada, sidangnya di Jakarta di PN Tipikor Jakpus,” kata Marulli di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (25/7).

Maruli menambahkan, dengan tuntasnya penyidikan atas Nyalla maka jaksa penuntut Kejari Surabaya akan menyusun surat dakwaan. Maruli berharap pada pekan depan proses persidangan atas Nyalla sudah bisa dimulai.

“Hari ini kami menyerahkan tahap dua ke Kejari Surabaya dan diusahakan minggu depan sudah kita limpahkan dari Kejari Surabaya ke PN Tipikor Jakpus,” ucapnya.

Maruli juga mengatakan, Nyalla baru akan diadili untuk kasus korupsinya dulu. Sebab, Nyalla juga menjadi tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan masih di tahap penyidikan.

“Yang jelas penyidikannya masih berjalan. Apabila sudah selesai, maka akan kita tingkatkan ke penuntutan,” tambah Marulli.

Sedangkan Nyalla tak mempermasalahkan lokasi persidangan. Ia berhadrap proses hukum atas perkaranya bisa segera selesai.

“Mudah-mudahan cepat selesai. Mau disidang di mana saja terserah. Saya ngikut. Yang penting ada kebenaran,” ujarnya.(elf/JPG)

Respon Anda?

komentar