Rio Dibuang Manor atau Tidak Ditentukan Rabu 27 Juli 2016

507
Pesona Indonesia
Rio Haryanto. Foto: @ManorRacing/twitter
Rio Haryanto. Foto: @ManorRacing/twitter

batampos.co.id – Tampil buruk di GP Hungaria dengan finish terakhir, bakal menjadi kado perpisahan pebalap Indonesia, Rio Haryanto di Formula 1 (F1).

Kontrak awal Rio dengan Tim Manor Racing memang hanya sampai pada GP Hungaria. Jika tidak segera melunasi kewajiban sebesar 7 juta euro, maka Ria harus rela posisinya di Manor diisi pebalap lain.

Rencananya, Manor akan memberikan keputusan soal nasib Rio pada Rabu (27/7/2016) mendatang.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, kiprah Rio akan ditentukan sebelum GP Jerman akhir pekan depan.

“Manor mengatakan Rabu ini, dan kami harapkan semua sudah jelas sebelum balapan di Jerman, itu yang kami tunggu,” kata Wianda pada acara nonton bareng Rio Haryanto – GP Hongaria, di Bright Cafe Pertamina, Jakarta, Minggu malam (24/7/2016).

Wianda juga menjelaskan bahwa Pertamina selaku sponsor utama Rio, telah mengirim surat resmi kepada Manor untuk meminta informasi terkait masa depan pembalapa andalan Indonesia itu.

“Manor meminta sampai Rabu besok karena saya bilang kami tidak mau dijawab secara lisan, Pertamina yang secara resmi mensponsori Rio berhak mendapatkan jawaban resmi,” tegas Wianda.

“Semoga kami bisa mendapatkan konfirmasi bahwa Rio tetap dipertahankan oleh Manor sampai akhir musim karena prestasi Rio pada tiap balap itu luar biasa,” lanjutnya.

Rio sudah menjalani 11 seri setelah GP Hongaria. Namun, Rio terancam tidak melanjutkan ke seri GP Jerman dan seterusnya jika belum membayar sisa 7 juta euro kepada Manor.

Sejauh ini, Rio sudah membayarkan 8 juta euro, dengan rincian 5 juta dari Pertamina dan 3 juta dari keluarga dan manajemen.

Sejumlah pihak memang masih ingin Rio bertahan, namun tak sedikit juga yang memintanya tidak melanjutkan kontrak dengan Manor mengingat performa mobil yang diberikan Manor jauh dari ekspektasi pecinta jet darat di Indonesia. Mobil Manor dinilai sangat lambat.

Beberapa kalangan menilai, Rio sesungguhnya pebalap hebat, Setidaknya itu terlihat dari catatan prestasi dia di GP2 yang selalu berakhir dengan podium. Bahkan beberapa kali menempati podium pertama.

Publik menilai, faktor mobillah yang membuat Rio terpuruk di dasar klasemen dengan poin nol.

Kondisi ini juga membuat Rio kesulitan mendapat sponsor lainnya. Publik berharap Rio tetap di F1 namun dengan tim lain yang memiliki kecepatan mobil setara dengan mobil tim papan atas lainnya.

Sementara itu, Direktur Balap tim tersebut, Dave Ryan, masih berharap Rio tetap ikut kompetisi semusim penuh.

“Kami masih memiliki Rio di kokpit, dan kami bekerja dengan manajemen Rio. Kami melakukan segala hal yang kami bisa untuk mengamankan dia hingga sisa musim,” kata Ryan seperti dikutip dari Reuters, Senin (25/7/2016).

Namun, Ryan mengatakan pihaknya memiliki Rencana B, C, maupun D, jika Rio gagal memenuhi dana partisipasi itu.

Grand Prix selanjutnya akan digelar pekan depan di Jerman. Rio sendiri menyatakan dirinya ingin fokus pada GP selanjutnya saja.

“Dari sisi saya sekarang hanya fokus untuk Jerman, dan juga timĀ  juga fokus untuk Jerman,” kata Rio. (ira/JPG)

Respon Anda?

komentar