Ayah Bunda, Waspadai Bahaya Penyakit Meningitis Pada Anak Anda

311
Pesona Indonesia

meningitis

batampos.co.id – Meski kasusnya terbilang jarang, Meningitis termasuk jenis penyakit yang cukup berbahaya. Sedikitnya, 50 persen dari penderita penyakit ini harus berakhir dengan kematian.

Tak hanya itu, beberapa pasien harus merelakan anggota tubuhnya diamputasi akibat ruam petechial. Namun, tidak sedikit juga yang selamat dan bisa hidup sehat sampai sekarang.

Meningitis disebabkan peradangan yang terjadi pada meninges. Meninges adalah selaput pelindung otak dan syaraf tulang belakang. Peradangan sendiri diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur dan amuba.

Sebagai orang tua, Anda harus tahu tentang meningitis dan apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu melindungi anak Anda.

” Meningitis adalah infeksi bakteri yang sangat jarang tapi serius,” kata peneliti Sally Schoessler, R.N., seperti dilansir laman Lifescript.

Menurutnya, hal ini bisa mengambil kehidupan seorang remaja sehat dalam waktu kurang dari 24 jam,

” Meningitis terjadi ketika meninges, suatu jaringan antara otak dan sumsum tulang belakang membengkak dan mereka menjadi terinfeksi. Juga Anda memiliki bakteremia yang merupakan infeksi darah yang berat serta pneumonia,” jelas Schoessler.

Dia mengatakan infeksi berlangsung cepat dan sulit untuk didiagnosa karena terlihat seperti flu.
Gejala meningitis termasuk demam, sakit kepala, nyeri tubuh dan leher kaku.

“Mereka yang bertahan hidup akibat meningitis memiliki efek samping yang lama,” kata Schoessler.

Infeksi bakteri menyebar dengan mudah melalui pernafasan dalam jarak dekat, misalnya berbagi peralatan, berbagi botol air dan bahkan berciuman.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa remaja anak-anak menerima vaksinasi pertama melawan meningitis meningokokus pada usia 11 atau 12 tahun. Untuk mengobati meningitis Anda memerlukan antibiotik yang tepat.

Efek samping dari penyakit ini selain bisa menyebabkan kematian adalah amputasi lengan, kaki, jari tangan atau kaki, kerusakan neurologis, tuli dan kerusakan ginjal. (fny/flo/jpnn)

Respon Anda?

komentar