Buaya Sepanjang 2 Meter Rusak Kelong Warga Bintan

536
Pesona Indonesia
Warga menangkap buaya yang masuk ke kelong. foto:harry/batampos
Warga menangkap buaya yang masuk ke kelong. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Seekor buaya berukuran 2 meter dengan bobot sekitar 80kKilogram (Kg) masuk ke dalam kelong acak milik warga Kampung Tanjungtalok, Desa Teluk Sasah, Senin (25/7). Buaya liar berjenis kelamin jantan itu menggasak seluruh ikan serta merusak jaring kelong.

“Ketika saya mau angkat jaring bukannya ikan yang didapat tapi buaya,” ujar pemilik kelong, Hasrad.

Diceritakannya, Minggu (24/7) sore, ia bersama rekannya mengecek kondisi kelong acaknya yang berjarak 300 meter dari bibir pantai. Setelah dipastikan kondisi jaring dan kelongnya aman iapun bergegas pergi.

Keesokan harinya, Senin (25/7) sekitar pukul 9.00 WIB, ia mengangkat jaringnya. Ketika itu juga ia sangat terkejut dan tak menyangka seekor buaya sudah berada di dalam jaring kelongnya. Lantas ia pun meminta bantuan warga lainnya untuk mengeluarkan buaya itu.

“Kami beramai-ramai mengeluarkan buaya yang terperangkap jaring itu dengan berbagai cara. Setelah berhasil menarik keluar, ternyata buaya itu sudah dalam kondisi mati,” akunya.

Ketua RT Kampung Tanjungtalok, Bahir mengaku sangat terkejut mendengar keberadaan seekor buaya di kelong acak milik warganya. Karena sudah 20 tahun kejadian seperti ini tak pernah terjadi lagi di kampungnya.

“Inilah yang membuat saya heran. Kok bisa kejadian 20 tahun silam terjadi lagi,” katanya.

Bahir meminta agar warga waspada ketika beraktivitas di pinggiran pantai maupun melaut. Dikhawatirkan buaya liar masih ada di sekitar perairan kampung ini.

“Kita himbau agar warga berhati-hati. Jangan sampai ada warga yang menjadi korban serangan buaya,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar