Jalan Hang Kesturi Tergenang Air, Lubang di Jalan Tak Nampak

428
Pesona Indonesia
foto: rezza herdiyanto / batampos
foto: rezza herdiyanto / batampos

batampos.co.id – Kalau lubang itu terlihat, mungkin kita bisa menghindar. Tapi kalau tertutup air, kenalah kita. Hal tersebut dialami Santo saat melintasi Jalan Hang Kesturi, Kabil, Nongsa, Senin (25/7). Air yang menggenangi ruas jalan itu mengalihkan pandangannya. Kendaraannya masuk lubang.

“Langsung mati ini tadi. Makanya saya dorong ke sini,” katanya sambil menyalakan sepeda motor maticnya itu.

Santo mengaku baru pertama kali melewati jalan ini. Ia tidak hafal titik-titik jalan yang berlubang. Beruntung, ia tidak terjatuh.

“Bagusnya dikasih tanda gitu kalau ada lubang. Jadi orang-orang tahu,” ujarnya.

Nasib serupa juga dialami sejumlah pengendara lain, baik sepeda motor maupun mobil. Ban kiri sebuah minibus xenia sempat terperosok ke dalam lubang itu ketika melintasinya. Namun, tak lama, pengemudi berhasil mengeluarkannya.

Suleman, warga sekitar, mengatakan, lubang itu telah sering memakan korban. Tetangganya pernah terjatuh di lubang itu dan terluka parah. Apalagi ketika ruas jalan itu tergenang air.

Kemarin, air masih menggenangi sepanjang seratus meter ruas jalan itu. Tingginya mencapai betis manusia dewasa. Air itu berasal dari kolam bekas galian pasir yang berada tepat di sampingnya.

Jika turun hujan lebat, kolam itu akan terisi air. Biasanya, air itu akan mengalir ke parit di seberang jalan melalui gorong-gorong di bawah jalan. Sayang, menurut Suleman, gorong-gorong itu sudah tertimbun.

Hal ini diperparah dengan proyek pemasangan kabel yang diselesaikan dengan sembarangan. Para pekerja, kata Suleman, menutup kabel dengan tanah begitu saja dan ditinggal pergi. Tanah pun menjadi lebih tinggi dari jalan. Air tak bisa lewat.

“Pas hujan lebat, airnya sampai se-lutut. Terpaksa anak tak sekolah karena tak bisa antar,” kata Suleman lagi.

Warga sebenarnya sudah memasang tanda bila ada lubang. Mereka menancapkan ranting pohon. Supaya para pengendara yang melintas mengetahuinya.

“Nggak tahu. Ada yang nyabut mungkin,” tutur Dela, Pemilik Warung Pinggir Jalan Hang Kesturi.

Selain di titik tersebut, ada empat titik lain di sepanjang jalan Hang Kesturi yang berlubang. Lubang itu menganga besar dengan diameter lebih dari satu meter. Kedalaman mencapai 50 sentimeter.

Lubang-lubang itu berada di tepi jalan di lajur jalan menuju Batubesar. Sementara di lajur jalan menuju Kabil, jalan memang tidak berlubang. Namun, tidak rata karena tambalan-tambalan jalan.

“Jalan ini kan baru saja diperbaiki. Jade masih halus,” ujar warga sekitar, Suleman. (ceu)

Respon Anda?

komentar