Komplek Masjid Agung Belum Masuk Aset Daerah, Bangunan Tak Terkelola Baik

487
Pesona Indonesia
Masjid Agung Natuna yang menjadi ikon Kabupaten Natuna. foto:aulia rahman/batampos
Masjid Agung Natuna yang menjadi ikon Kabupaten Natuna. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Tenyata komplek Masjid Agung Natuna yang menjadi ikon Kabupaten Natuna, belum masuk dalam aset daerah. Akibatnya Masjid Agung beserta bangunan pendukung tidak terkelola baik.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengaku, sudah menanyakan administrasi penyerahan aset komplek Masjid Agung, namun hingga saat ini belum diterimanya.

“Saya sudah tegaskan kepada Kadis PU, katanya sudah ada serah terima aset, tapi administrasi tak ada,” ungkap Hamid Rizal kemarin.

Hamid menegaskan, agar Dinas PU selaku dinas teknis pembangunan komplek Masjid Agung melengkapi adminsitrasi serah terima aset, agar komplek Masjid Agung dikelola maksimal sebagai ikon Kabupaten Natuna.

Seperti diketahui, komplek Masjid Agung Natuna, terdiri dari beberapa bangunan pendukung selain bangunan masjid agung yang megah. Terdapat gedung asrama haji, gedung serbaguna dan bangunan yang kini digunakan kantor dinas sejumlah SKPD. Serta gedung pendidikan yang kini digunakan sebagai kampus STAI dan komplek perumahan anggota DPRD Natuna.

Pembangunan komplek masjid agung sebenarnya belum selesai, setelah pergantian Bupati Natuna tahun 2011 lalu, pembangunannya dihentikan. Sehingga fasilitas lain seperti GOR, terminal dan pasar tidak terselesaikan berdasarkan rencana awalnya pemerintah daerah.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar