Kurang Ruang Kelas, Sekolah Gelar Double Shift

532
Pesona Indonesia
Siswa SMA Negeri 4 Batam saat mengikuti ujian beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Siswa SMA Negeri 4 Batam sedang belajar.
Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Saat ini hampir semua sekolah mengalami kekurangan ruangan kelas. Begitu juga yang dialami oleh SMAN 4 Batam, yang berlokasi di Tibanlama, Sekupang. Jumlah siswa yang harusnya hanya 252 orang meningkat menjadi 452 siswa.

Kepala Sekolah SMAN 4 Batam, Tapi Winanti mengatakan akibat kelebihan kuota, pihak sekolah harus membuka sekolah hingga dua shift. Tahun ini SMAN 4 menerima hingga 13 kelas, lima kelas diantaranya masuk dalam shift siang.

“Bina lingkungan masuk siang semua,” kata dia.

Meskipun ada protes dari orangtua yang tidak setuju dengan adanya shift siang, Tapi menuturkan terpaksa mengambil kebijakan ini agar siswa tetap bisa belajar.

“Kalau tidak masuk siang, mereka terancam belajar lesehan, karena tidak ada meja kursi,” beber mantan Kepala Sekolah SMAN 3 Batam ini.

Lanjutnya, saat ini SMAN 4 masih kekurangan meja dan kursi untuk menunjang proses belajar mengajar. Sekolah masih membutuhkan sekitar 195 meja dan kursi. Pihaknya juga telah menyurati Dinas Pendidikan Kota Batam untuk pengadaan kursi dan meja.

“Sudah lapor, cuman ya itu, disuruh sabar dulu,” jelas dia.

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa orangtua yang bertempat tinggal di Tibanlama, Sekupang mendatangi SMAN 4 Batam, mereka menuntut sekolah untuk bisa menerima anak mereka. Setelah menggelar rapat dengan Dinas Pendidikan Kota Batam, akhirnya sekolah menerima hampir 200 siswa dengan dasar domisi atau bina lingkungan.(cr17)

Respon Anda?

komentar