Pilkades di Bengkulu Sempat Ricuh hanya Karena Beda Kotak Suara

951
Pesona Indonesia
Suasana pemilihan kepala desa di Bengkulu. Foto: BE/jpg
Suasana pemilihan kepala desa di Bengkulu. Foto: BE/jpg

batampos.co.id РPemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) nyaris ricuh karena dipicu beda kotak suara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, Drs Said Idrus Albar MM langsung terjun ke lokasi, Senin (25/7) pagi, untuk menenangkan massa.

“Kita mendapat kabar kalau di desa ini hampir terjadi keributan karena perbedaan kotak suara, makanya kita langsung turun ke sini untuk menjelaskan dan menenangkan warga,” kata Said seperti dikutip dari Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group), kemarin.

Dijelaskan Sekda, hal yang membuat masyarakat komplain adalah warna kotak suara yang ada diantara desa tersebut. Setelah itu, pihaknya melalui Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) langsung mensosialisasikan, bahwa warna di kotak suara itu tidak berpengaruh apa-apa.

“Masyarakat hanya komplain dengan warna kotak suara, lalu PPKD langsung mensosialisasikan kalau warna itu tidak berpengaruh apa-apa terhadap hasil Pilkades,” ujarnya.

Setelah diberi penjelasan mengenai perbadaan warna kotak suara itu, ratusan mayarakat yang sempat merasa gelisah itu akhirnya menerima perbedaan warna tersebut. Hingga akhirnya, Pilkades pertama yang berlangsung di desa tersebut berjalan dengan kondusif.

“Setelah diberi pengarahan dengan baik, akhirnya mayarakat menerima dan melanjutkan pemilihan dan alhamdulillah Pilkades pertama ini berjalan dengan aman,” tutur Said.

Selain itu, Sekda  juga berharap suasana yang kondusif ini dapat berjalan hingga hari pelantikan kepala desa (kades) terpilih, yang rencanaya dilakukan Halaman Pemda BU beberapa waktu mendatang.

“Ya kita berharap suasana aman dan nyaman ini berlangsung sampai hari pelantikan di halaman Pemda,” tutupnya.(jpg)

Respon Anda?

komentar