PKS Menunggu Keputusan Pansus Pemilihan Wagubsu

1198
Pesona Indonesia
Bendera PKS. Foto: JPNN
Bendera PKS. Foto: JPNN

batampos.co.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mau bernasib sama seperti DPD Partai Hanura Sumut yang usulan calon wakil gubernur sumut (Cawagubsu) ditolak oleh Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagubsu.

Maka dari itu partai besutan Sohibul Iman itu menunggu hasil konsultasi Pansus Pemilihan Wagubsu ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) serta KPU RI mengenai Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi petunjuk teknis (Juknis) UU No 10/2016.

“Kami tidak ingin seperti Hanura yang usulannya ditolak,”ujar Ketua Bidang Hukum DPW PKS Sumut, Zulfikar saat ditemui diruang Fraksi PKS DPRD Sumut seperti diberitakan Sumut Pos (Jawa Pos Group).

Zulfikar mengaku sudah mendalami dan membaca UU No 8/2015 yang telah direvisi menjadi No 10/2016. Dimana disebutkan bahwa yang berhak mengusulkan dua nama cawagubsu itu ialah partai politik (Parpol) atau gabungan parpol.

Pasangan Gatot-Tengku Erry (Ganteng) saat mendaftar ke KPU agar dapat menjadi peserta Pilgubsu 2013 diusung oleh 5 Parpol. Dimana tiga diantaranya sudah tidak lagi menjadi peserta pemilu 2014 dan tidak lagi memiliki kursi di DPRD Sumut.

“Artinya pasangan Ganteng diusulkan gabungan Parpol, maka ketika mengusulkan nama cawagubsu harus bersama-sama seluruh parpol pengusung yang ikut mendaftarkan Ganteng ke KPU Sumut,”jelasnya.

“Tidak bisa main sendiri-sendiri, UU menyebutkan hanya dua nama yang bisa diusulkan oleh Parpol ke DPRD. Sehingga kelima parpol harus sepakat mengusulkan dua nama, untuk mendapatkan itu maka perlu duduk bersama seluruh parpol pengusung. Apalagi, hanya dua bulan waktu tersisa untuk memutuskan, karena Gubernur bisa memiliki wakil ketika masa jabatan lebih dari 18 bulan,”paparnya.

Secara khusus PKS diakuinya sudah pernah bertemu dengan Brigjen (Purn) Nur Azizah Marpaung untuk membahas posisi wagubsu. “Intinya pertemuan itu silaturahmi antar sesama partai pengusung, Hanura sudah secara terang – terangan mendukung nama Nur Azizah,”bilangnya.

Meski tidak membeberkan secara gamblang, Zulfikar mengindikasikan bahwa PKS sudah menentukan pilihan mengenai sosok cawagubsu. “Pokoknya cawagubsu dari PKS sudah standbye (siap). Yang pasti satu dari 8 nama yang diusulkan DPW ke DPP,”urainya.

“Idealnya memang harus ada pertemuan secepatnya, agar kesepakatan dua nama dari parpol pengusung untuk dikirim ke DRPD segera diputuskan,”tukasnya.

Cawagubsu usulan Partai Hanura, Brigjen (Purn) Nur Azizah menanggapi santai penolakan namanya sebagai cawagubsu.

Apalagi, penolakan dari Pansus DPRD Sumut mengenai teknis cara pengusulan nama. “Kalau ditolak, kita usulkan lagi, tidak perlu repot. Kalau memang harus mendapat persetujuan seluruh parpol pengusung, akan segera dikomunikasikan,”ujarnya ketika dihubungi terpisah.

Dia berjanji dalam waktu dekat akan bertemu dan berkomunikasi dengan seluruh parpol pengusung. “Setahu saya PKNU dan Patriot itu sudah bergabung, kalau begitu emang masih bisa mengusulkan nama. Kalau partai yang tidak menjadi peserta pemilu sudah bubar gimana,”katanya dengan nada bertanya.(jpg)

Respon Anda?

komentar