Karimun Terima Anggaran untuk Program Keluarga Harapan Rp 1,045 Miliar

635
Pesona Indonesia
Salah satu rumah keluarga tidak mampu di Karimun. foto:dok
Salah satu rumah keluarga tidak mampu di Karimun. foto:dok

batampos.co.id – Kabupaten Karimun akan menerima anggaran untuk program pengentasan kemiskinan dari Pemerintah Pusat untuk daerah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) untuk triwulan kedua sebesar Rp 1,045 Miliar kepada 1.164 Kepala Keluarga (KK). Atau rata-rata setiap KK mendapatkan Rp 900 ribu. Jumlah peserta PKH ini menurun dibandingkan triwulan pertama 2016 lalu sebanyak 1.181 KK.

”Alhamdulillah, terjadi penurunan penerima bantuan. Setelah dilakukan evaluasi oleh tim PKH Kabupaten Karimun yang akhirnya ada 7 KK yang ditarik dengan pertimbangan mereka sudah mapan secara ekonomi dan ada yang pindah daerah,” jelas Kabid Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Karimun, Syafruddin Abdul Rohim, di Tanjungbalai Karimun, Selasa (26/7).

Dari 7 KK yang dikeluarkan tersebut, 6 diantaranya berada di Kecamatan Belat dengan alasan mereka sudah mapan dan sisanya satu KK sudah pindah ke Kundur. Untuk triwulan ke-2 ini, baru mencakup 11 kecamatan dan satu Kecamatan Ungar tetap masih tergabung dalam kecamatan induk yaitu Kecamatan Kundur. Sebelumnya PKH di Kabupaten Karimun hanya 5 kecamatan.

”Jadi mereka akan menerima antara R p1 juta maupun Rp 1,2 juta. Ya, tergantung jumlah anak. Kalau anaknya banyak, maka semakin banyak keluarganya terima bantuan,” paparnya.

Masih kata dia, penyalurannya dalam pekan ini yang diawali dari Kecamatan Buru sebanyak 98 KK, Kecamatan Meral 74 KK, Belat 147 KK, Kundur Barat 198 KK. Selanjutnya Kecamatan Durai, Meral Barat. Selanjutnya Sabtu (30/7) nanti untuk Pulau Kundur ada 4 kecamatan sekaligus diserahkan bantuan pengentasan kemiskinan.

”Penyerahan bantuan, secara berkontinyu. Biasa di kumpulkan di kantor camat, para penerima bantuan tersebut seperti yang dulu,” ucapnya.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar