TKI yang Tenggelam Itu Difasilitasi Tekong Malaysia dan Indonesia

505
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Insiden tewasnya TKI ilegal di Perairan Malaysia diketahui bekerjasama dengan tekong asal Batam berinisial M. Pria asal Belakangpadang ini mendapat order dari tekong Malaysia untuk membawa TKI menuju pelabuhan tikus di Batam.

“Kami lakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Malaysia. Pelaku (tekong) saat ini sudah kabur,” ujar Sam di Pelabuhan Makobar Batuampar, kemarin.

Menurutnya, para TKI ilegal ini masuk Malaysia melalui jalur resmi atau Pelabuhan Batam Centre. Namun, TKI ini melebihi batas waktu di Malaysia, sehingga kembali melalui jalur ilegal.

“Ketika balik, kapalnya menghantam karang. Nanti akan ada Posko di Tanjungpinang untuk proses deportasi mereka (TKI),” tutur Sam.

Sementara itu, Direktur Polair Polda Kepri, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun mengatakan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap jalur pengiriman maupun pemulangan TKI ilegal ini. Pengawasan itu dengan menempatkan kapal petroli di pelabuhan tikus.

“Kita akan mengawasi dengan kapal patrloi. Termasuk melakukan penjagaan,” ujar Teddy.

Menurutnya, pelabuhan tikus yang menjadi lokasi favorit jalur TKI ilegal ini, yakni di kawasan Tanjungsengkuang dan Belakangpadang. Lokasi ini dianggap jalur termudah dan terdekat menuju Malaysia.

“Penjagaan itu kami lakukan di sana (Tanjungsengkuang dan Belakangpadang,” tegasnya.

Hingga saat ini, sambung Teddy, pihaknya tetap berkoordinasi dengan KJR untuk proses pemulangan dan pencarian korban. Terhitung, dalam insiden ini 8 WNI ditemukan tewas tenggelam.

“Kita terus berkoordinasi. Untuk yang dari Batam (korban) datanya belum ada,” tutupnya. (opi)

Respon Anda?

komentar